Kebakaran di Jalan Belida dini hari.
KUTAI KARTANEGARA, SAMBARANEWS.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Belida Gang 2, RT 7, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. Sedikitnya enam unit rumah kontrakan dan satu rumah pribadi, hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Salah seorang saksi, Nur Aini, mengatakan kobaran api diketahui setelah terdengar suara ledakan dari arah belakang rumah saat dirinya tengah menyiapkan pesanan katering di dapur.
“Awalnya saya kira ada orang bertengkar. Setelah teman menyuruh saya keluar, ternyata api sudah sangat besar. Saya tidak tahu rumah mana yang pertama kali terbakar karena saat melihat api sudah membesar,” ujarnya.
Nur Aini mengaku tidak mengetahui asal suara ledakan tersebut. Menurutnya, ledakan hanya terdengar satu kali sebelum api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Saya juga tidak tahu apakah dari tabung gas atau penyebab lain. Saat itu kami langsung panik dan berteriak meminta pertolongan,” katanya.

Ia menuturkan seluruh bangunan yang ditempatinya sebagai tempat tinggal sekaligus tempat bekerja habis dilalap api. Hampir seluruh harta benda tidak sempat diselamatkan.
“Hanya tiga sepeda motor yang berhasil kami keluarkan. Selebihnya habis terbakar, yang tersisa hanya pakaian yang kami kenakan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya mengerahkan delapan unit armada untuk memadamkan api.
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga dilanjutkan dengan pendinginan. Petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama lokasi kebakaran yang berada di dalam gang serta terbatasnya sumber air di sekitar permukiman.
“Api berada di bagian tengah permukiman sehingga unit kami harus dibagi ke beberapa titik. Selain itu, pasokan air mengandalkan mobil tangki yang mengambil air dari Sungai Mahakam,” jelas Fida.
Ia menambahkan, dua armada pertama yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan awal sebelum meminta tambahan personel dan armada karena api berkembang dengan cepat.
Terkait penyebab kebakaran, Fida menyebut pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
“Penyebab pastinya belum bisa dipastikan. Dugaan awal memang mengarah ke korsleting listrik, tetapi masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang,” ujarnya.
Hingga kini, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, jumlah kerugian material masih didata oleh instansi terkait.
Wartawan: Kusma


Pemkab Kukar Kejar Pelunasan Utang, 80 Persen Terbayar di Tengah Ketidakpastian Dana Pusat
Kutai Timur Percepat Program PSR, Sasar 1.900 Hektare Kebun Sawit Rakyat
Siswa Belajar dari Rumah, SMPN 1 Tenggarong Hentikan Sementara MBG
PJJ Diterapkan, SMPN 1 Tenggarong Andalkan Chromebook dan Google Meet
Disdikbud Kukar Terbitkan Edaran PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Wilayah
Tekan Risiko ISPA, Siswa PAUD hingga SMP di Kukar Belajar dari Rumah
Dua Anak di Kukar Diduga Dianiaya Ayah Kandung, Alami Trauma dan Luka