Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
KUTAI KARTANEGARA, SAMBARANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mendistribusikan program perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penyaluran bantuan tersebut ditargetkan selesai sebelum akhir Juli 2026.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan anggaran untuk program tersebut telah disiapkan. Proses penyaluran baru dilakukan setelah tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai sehingga sekolah memiliki data pasti mengenai jumlah siswa serta ukuran perlengkapan yang dibutuhkan.
“Setelah SPMB ditutup, sekolah melakukan identifikasi ukuran baju, celana, sepatu, topi, dan perlengkapan sekolah lainnya. Anggarannya sudah kami siapkan dan saat ini sudah mulai terdistribusi ke sekolah-sekolah,” kata Aulia, Sabtu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah menerapkan dua skema dalam penyaluran bantuan tersebut. Skema pertama, peserta didik dapat tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan mengenakan pakaian biasa atau seragam sekolah sebelumnya sambil menunggu perlengkapan gratis tersedia.
Sementara pada skema kedua, orang tua yang telah lebih dulu membeli perlengkapan sekolah secara mandiri dapat mengajukan penggantian biaya (reimbursement) melalui pihak sekolah dengan melampirkan bukti pembelian.
“Dua mekanisme ini kami berlakukan agar anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa harus terkendala karena belum memiliki perlengkapan sekolah,” ujarnya.
Aulia menuturkan, pengelolaan anggaran bantuan tidak dilakukan secara terpusat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Dana tersebut langsung disalurkan ke masing-masing sekolah melalui skema Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kabupaten berdasarkan jumlah peserta didik yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Pembiayaannya turun ke sekolah masing-masing sesuai data Dapodik. Setiap siswa sudah mendapatkan alokasi anggaran sebagaimana yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Meski pencairan dana di setiap sekolah dapat berlangsung pada waktu yang berbeda, Pemkab Kukar optimistis seluruh proses distribusi bantuan dapat diselesaikan hingga akhir Juli 2026.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Kutai Kartanegara yang terhambat bersekolah hanya karena belum memiliki perlengkapan sekolah. Harapan kami seluruh proses ini bisa tereksekusi dengan baik pada akhir Juli,” terangnya.
Aulia juga mengimbau para orang tua untuk aktif berkomunikasi dengan pihak sekolah guna memperoleh informasi terkait mekanisme penyaluran bantuan tersebut.
“Program perlengkapan sekolah gratis ini masih berjalan. Silakan berkomunikasi dengan pihak sekolah agar anak-anak bisa memperoleh haknya sesuai program Kukar Idaman Terbaik,” tutupnya.
Wartawan: Kusma


Disdikbud Kukar Terbitkan Edaran PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Wilayah
Tekan Risiko ISPA, Siswa PAUD hingga SMP di Kukar Belajar dari Rumah
Di Tengah Kemarau dan Karhutla, Warga Kukar Satukan Doa Memohon Hujan
Mengurai RKBM Bongkar di Kuala Samboja dan Asal Angka Rp650 per Ton
Forum Tambang IUP IKN Sebut Jasa PBM Rp650 per Ton Masih Layak
Jaga Populasi Ikan, 5.000 Bibit Nila Ditebar di Reservat Batu Bumbun
Golkar Kaltim Mulai Siapkan Hasanuddin Mas’ud Hadapi Pilbup Kukar