Muscab IX BPC HIPMI Kota Bontang menetapkan hasil verifikasi administrasi bakal calon Ketua Umum.
Bontang, Sambaranews.com – Musyawarah Cabang (Muscab) IX Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bontang dipastikan hanya akan diikuti satu calon Ketua Umum. Dari enam bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran, hanya Adipt Maraja yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan lolos verifikasi.
Ketua Steering Committee (SC) Muscab IX BPC HIPMI Kota Bontang, Sudirman Saddu, mengatakan hasil tersebut ditetapkan setelah panitia menyelesaikan proses verifikasi dokumen pada Jumat (10/7/2026) malam.
“Dari total enam bakal calon yang mengembalikan formulir, hanya saudara Adipt Maraja yang dokumennya dinyatakan memenuhi seluruh kriteria dan lolos verifikasi,” kata Sudirman saat membacakan Berita Acara Penetapan dalam konferensi pers, Sabtu (11/7/2026).
Sementara itu, lima bakal calon lainnya, yakni Ahmad Nugraha, Satriana Taddu, Yusril Ihza Mahendra, Imam Ahmad Riskan, dan Tri Ismawaty, dinyatakan tidak lolos karena belum memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan panitia.
Sudirman menjelaskan, proses verifikasi dilakukan secara ketat dengan mengacu pada 12 hingga 13 persyaratan yang wajib dipenuhi setiap bakal calon. Salah satu syarat yang paling banyak menjadi kendala adalah kewajiban mengantongi sedikitnya 25 surat dukungan dari anggota HIPMI.
“Dari hasil verifikasi, Adipt Maraja berhasil mengumpulkan 64 surat dukungan yang dinyatakan sah. Sementara Yusril Ihza Mahendra hanya memperoleh 21 surat dukungan atau kurang empat surat dari batas minimal yang dipersyaratkan. Secara keseluruhan, panitia menerima 96 surat dukungan, namun sebagian dinyatakan tidak valid sehingga tidak dapat dihitung,” jelasnya.
Selain persoalan dukungan, sejumlah bakal calon juga dinyatakan gugur karena tidak melengkapi dokumen administrasi lainnya, seperti legalitas perusahaan, sertifikat Diklatcab, draf visi dan misi, serta Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Panitia juga menanggapi biaya pendaftaran sebesar Rp50 juta yang telah disetorkan masing-masing bakal calon. Menurut Sudirman, seluruh penggunaan dana akan dikelola secara transparan. Apabila terdapat sisa anggaran pelaksanaan Muscab, dana tersebut akan dicatat dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan diserahkan kepada pengurus berikutnya untuk mendukung program kerja HIPMI Bontang.
Meski hanya menyisakan satu calon, tahapan Muscab IX tetap akan dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Dalam waktu dekat, panitia akan melakukan asistensi dengan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Kalimantan Timur sebelum menggelar rapat pleno.
Rapat pleno tersebut akan menetapkan jumlah hak suara peserta, baik Hak Suara Penuh bagi peserta biasa maupun Hak Suara Peninjau.
Adapun Musyawarah Cabang IX BPC HIPMI Kota Bontang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026 di Auditorium Tiga Dimensi, Kota Bontang. Dengan status sebagai calon tunggal, Adipt Maraja berpeluang besar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bontang periode 2026–2029.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Disdikbud Kukar Terbitkan Edaran PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Wilayah
Tekan Risiko ISPA, Siswa PAUD hingga SMP di Kukar Belajar dari Rumah
Di Tengah Kemarau dan Karhutla, Warga Kukar Satukan Doa Memohon Hujan
Mengurai RKBM Bongkar di Kuala Samboja dan Asal Angka Rp650 per Ton
Forum Tambang IUP IKN Sebut Jasa PBM Rp650 per Ton Masih Layak
Jaga Populasi Ikan, 5.000 Bibit Nila Ditebar di Reservat Batu Bumbun
Golkar Kaltim Mulai Siapkan Hasanuddin Mas’ud Hadapi Pilbup Kukar