Kontingen Woodball Kukar
KUTAI KARTANEGARA, SAMBARANEWS.COM – Cabang olahraga (cabor) woodball Kutai Kartanegara (Kukar) tetap mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 meski belum memperoleh dukungan anggaran untuk pemusatan latihan (training center/TC). Sebagai solusi, seluruh rangkaian latihan dijalankan secara mandiri dengan biaya swadaya.
Dewan Pembina Woodball Kukar, Abdul Gani, mengatakan program latihan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah disusun pelatih. Saat ini para atlet menjalani TC mandiri di Kecamatan Samboja.
“Program latihan tetap berjalan sesuai arahan pelatih. Karena sampai sekarang belum ada pendanaan untuk training center, kami berinisiatif melaksanakan TC secara mandiri,” ujar Abdul Gani, Senin (20/7/2026).
Ia menyebutkan kontingen woodball Kukar yang dipersiapkan untuk Porprov berjumlah 26 orang, terdiri dari 20 atlet, tiga pelatih, seorang manajer, dan dua official.
Mengenai isu pengurangan nomor pertandingan pada Porprov VIII Kaltim, Abdul Gani menegaskan pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Woodball maupun panitia pelaksana.
“Hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait pengurangan nomor pertandingan. Kami masih menunggu kepastian dari Pengprov,” katanya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan hanya dialami woodball, tetapi juga dirasakan hampir seluruh cabang olahraga di Kukar. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kualitas persiapan atlet, khususnya pada cabang olahraga yang membutuhkan pembinaan fisik secara berkelanjutan.
“Cabang olahraga yang mengandalkan kondisi fisik, terutama olahraga bela diri, tentu akan sangat terdampak apabila training center tidak bisa dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.
Agar latihan tetap berjalan optimal, pengurus woodball berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut diharapkan dapat menutup kebutuhan operasional selama TC, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga vitamin bagi para atlet.
“Kami berusaha menggandeng perusahaan maupun pelaku UMKM untuk membantu kebutuhan atlet selama menjalani training center,” jelasnya.
Abdul Gani menilai dukungan tersebut sepatutnya diberikan mengingat prestasi yang telah ditorehkan atlet woodball Kukar. Ia mengungkapkan, dua atlet asal Kukar pernah memperkuat tim nasional Indonesia dan berhasil meraih medali perak pada kejuaraan internasional di Thailand.
Tak hanya itu, pada babak kualifikasi Porprov VIII Kaltim, tim woodball Kukar sukses mendominasi seluruh nomor yang diikuti dengan raihan 10 medali emas dan empat medali perak dari total 14 nomor pertandingan.
“Dari 14 nomor yang dipertandingkan, kami berhasil meraih medali di semuanya, yakni 10 emas dan empat perak,” ungkapnya.
Dengan capaian tersebut, Abdul Gani berharap pemerintah daerah bersama DPRD segera mencari solusi terkait pembiayaan pembinaan olahraga. Menurutnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga tradisi prestasi Kukar pada ajang Porprov.
“Pendanaan memiliki peran besar terhadap prestasi atlet. Kami berharap pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama mencari jalan keluar agar pembinaan olahraga tetap berjalan dan prestasi Kukar tetap terjaga,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma


Pemkab Kukar Siapkan Dana BTT untuk Bangun Kembali SDN 002 Loa Janan Pascakebakaran
Spanyol Tumbangkan Argentina 1-0, La Furia Roja Segel Gelar Juara Piala Dunia 2026!
Usai Data Korban Terdampak, Perkim Siapkan Pembangunan Rumah Korban Terdampak
Pemkab Kukar Mulai Salurkan Perlengkapan Sekolah Gratis, Distribusi Ditarget Rampung Akhir Juli
Pemkab Kukar Pastikan Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Baru hingga Pembangunan Kembali Rumah Korban
Siaga 24 Jam Bebas Pulsa, Polres Kutai Timur Optimalkan Layanan Call Center 110
Tanpa Anggaran TC, Woodball Kukar Tempuh Latihan Mandiri Demi Hadapi Porprov VIII Kaltim