Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah saat memberikan keterangan terkait upaya pemerintah daerah menjaga keberlangsungan pendidikan para santri.
Tenggarong, Sambaranews.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan keberlangsungan pendidikan para santri tetap menjadi perhatian utama di tengah mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tenggarong Seberang.
Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul terhadap keberlangsungan pendidikan para peserta didik di ponpes tersebut.
“Yang terpenting, kita berupaya agar persoalan ini dapat ditangani dengan baik tanpa mengorbankan hak-hak para peserta didik yang sedang menempuh pendidikan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, secara regulasi pembinaan dan pengawasan pondok pesantren berada di bawah kewenangan Kementerian Agama (Kemenag).
Sementara itu, Disdikbud Kukar memiliki kewenangan langsung terhadap jenjang pendidikan dasar dan menengah, seperti Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap tidak akan lepas tangan, mengingat peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Karena yang terjadi saat ini berada di lingkungan pondok pesantren swasta, tentu persoalan ini menjadi perhatian bersama. Ketika sebuah kasus terjadi di lingkungan pesantren, maka yang terdampak bukan hanya lembaganya, tetapi juga nama baik yayasan yang menaunginya,” jelasnya.
Heriansyah menambahkan, Pemkab Kukar melalui Disdikbud akan tetap bersinergi dengan Kementerian Agama dan pihak terkait untuk memastikan proses pendidikan para santri tidak terhenti, meskipun proses hukum terhadap kasus yang terjadi di lingkungan ponpes tersebut masih berjalan.
“Pemerintah daerah akan tetap memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki agar proses belajar mengajar para santri tetap dapat berlangsung dan tidak terputus di tengah jalan,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Adipt Maraja Jadi Calon Tunggal Ketua Umum HIPMI Bontang, Lima Bakal Calon Tak Lolos Verifikasi
Operasi Antik Mahakam 2026, Polisi Kembangkan Penyidikan Kasus Sabu di Sangatta Selatan
Polres Kutai Timur Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Sangatta Selatan
127 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Kukar Masih Proses Pengisian 80 Jabatan
Satpol PP Kukar Bantah Tudingan Terlibat Dugaan Penjualan Anak di KM 24
Alfamidi Gandeng Puskesmas Teluk Dalam Edukasi 90 Keluarga Balita soal Kesehatan Gigi