Penyerahan bantuan telur oleh Alfamidi Cabang Samarinda kepada balita dalam program pencegahan stunting di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (5/3/2026). (Ist)
Samarinda, Sambaranews.com – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan Alfamidi Cabang Samarinda dengan menyalurkan bantuan 1.500 butir telur kepada balita di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (5/3/2026).
Bantuan tersebut ditujukan kepada 25 balita yang terindikasi mengalami stunting. Program bertajuk Protein Cegah Stunting ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dirancang berlangsung selama enam bulan ke depan.
Branch Manager Alfamidi Samarinda, Markus Nurdianto, mengatakan program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, khususnya pada masa pertumbuhan yang krusial.
“Ini merupakan bentuk kontribusi kami dalam mendukung perbaikan gizi anak, terutama bagi balita yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.
Ia menegaskan, persoalan stunting tidak dapat ditangani secara parsial. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka stunting di daerah.
Penyaluran tahap awal bantuan ini bertepatan dengan Rapat Koordinasi Daerah yang diselenggarakan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin dan perwakilan BKKBN, Farah Adiba.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan program intervensi gizi berjalan efektif di lapangan.
Farah Adiba menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan sektor swasta dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penanganan stunting.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat upaya penurunan stunting, terutama dalam pemenuhan gizi kelompok rentan,” katanya.
Ia menambahkan, pemberian asupan protein seperti telur merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada periode emas pertumbuhan.
Selain penyaluran bantuan, program ini juga memuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang sejak usia dini.
Melalui program tersebut, Alfamidi berharap dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perbaikan gizi balita, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Banjar.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Pria Diduga Terjatuh ke Sungai Mahakam di Loa Kulu, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Polres Kutim Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Empat Orang Ditangkap
Ramai Dikaitkan dengan Pemilihan KONI Kaltim, Syahariah: Itu Tidak Benar
Kadin Kukar Gandeng PT Tunggang Parangan, Bidik Penguatan Ekosistem Bisnis dan PAD Daerah
Disbun Kukar Lakukan Evaluasi Plasma, Ada Perusahaan Belum Merealisasikan Kewajiban
DPRD Kukar Dorong Perusahaan Sawit Penuhi Kewajiban Plasma untuk Masyarakat