Ketua Kadin Kukar, Dedi Sudarya, bersama Direktur PT Tunggang Parangan, Awang Muhammad Lutfi, saat penandatanganan kesepahaman kerja sama.
Tenggarong, Sambaranews.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama strategis dengan PT Tunggang Parangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ekosistem bisnis di Kutai Kartanegara.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan pra-nota kesepahaman antara Penjabat Ketua Kadin Kukar, Dedi Sudarya, dan Direktur PT Tunggang Parangan, Awang Muhammad Lutfi.
“Ini langkah yang rasional di tengah kondisi keuangan daerah yang saat ini belum terlalu prima,” ujar Dedi Sudarya kepada awak media, Selasa (12/5/2026).
Menurut Dedi, selain sebagai induk organisasi dunia usaha, Kadin juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat, kompetitif, serta memberi ruang berkembang bagi pelaku usaha lokal.
Dalam kerja sama tersebut, kedua pihak sepakat mengidentifikasi dan mengembangkan berbagai potensi usaha di sejumlah sektor strategis, seperti logistik maritim, pertanian non-ekstraktif, pariwisata, hingga hilirisasi industri.
Kolaborasi itu juga mencakup pembukaan akses pasar, perluasan peluang investasi, serta fasilitasi bagi pelaku usaha lokal, khususnya anggota Kadin Kukar.
“Tujuan akhirnya tentu bagaimana kolaborasi ini bisa membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Kesepahaman tersebut muncul di tengah isu evaluasi jabatan Direktur PT Tunggang Parangan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar. Menanggapi hal itu, Dedi menilai pergantian direksi merupakan kewenangan kepala daerah sebagai pemegang saham utama perusahaan.
“Pergantian direktur itu domain Bupati selaku pemegang saham utama. Sementara kami fokus pada pengembangan dunia usaha,” katanya.
Dedi yang juga dikenal sebagai seniman daerah menegaskan bahwa seluruh pihak seharusnya lebih fokus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Jangan hanya ramai saat ada isu evaluasi direksi perusda, tapi diam ketika ekonomi melambat dan masyarakat kesulitan mencari pekerjaan. Mental kita harus mental petarung. Apa pun dinamika daerahnya, kita harus tetap bergerak,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Muhammad Idham Desak Ponpes Ibadurrahman Ditutup, Khawatir Muncul Korban Baru
Dijenguk Rudy Mas’ud Saat di Lapas, Rita: Pak Rudy Bersilaturahmi dan Minta Dukungan
Dugaan Pelecehan Seksual Berulang, DPRD Kukar Dorong Penutupan Ponpes Ibadurrahman
Berawal dari Kasus Helm Hilang, Polisi Ungkap Pencurian Motor di Loa Kulu
TRC PPA Kaltim Desak DPRD Kukar Perkuat Pengawasan Dugaan Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren
Kangen Suasana Musik, Rita Widyasari Kembali Berjoget Bersama Warga Tenggarong