Polsek Muara Wahau salurkan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Desa Jak Luay.
Kutai Timur, Sambaranews.com – Jajaran Polsek Muara Wahau, Polres Kutai Timur menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di RT 02 Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau, Senin (25/5/2026).
Bantuan berupa 40 paket sembako tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak luapan Sungai Wahau akibat meningkatnya debit air dalam beberapa hari terakhir.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Muara Wahau, Iptu Sumartono bersama personel Polsek Muara Wahau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut PS Kanit IK Polsek Muara Wahau Aiptu Budi Hariyanto, Ka Jaga Piket Regu 2 Brigpol Andika Beni, serta enam personel lainnya.
Berdasarkan data di lapangan, banjir yang melanda kawasan RT 02 Desa Jak Luay berdampak pada sekitar 40 rumah dengan jumlah kurang lebih 60 kepala keluarga. Ketinggian air di wilayah bantaran Sungai Wahau berkisar antara 30 hingga 60 sentimeter.
Dalam penyaluran bantuan ini, Polsek Muara Wahau bekerja sama dengan PT DSN Group. Paket bantuan yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula, air mineral, dan kebutuhan harian lainnya.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Muara Wahau Iptu Sumartono mengatakan bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang terdampak musibah banjir.
“Melalui bantuan ini kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat terdampak banjir. Kami juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena curah hujan masih cukup tinggi,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, personel Polsek Muara Wahau turut memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, khususnya bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Wahau.
Sumartono menambahkan, sebagian besar rumah warga di lokasi terdampak merupakan rumah panggung sehingga air belum masuk ke dalam rumah warga.
“RT 02 Desa Jak Luay memang menjadi wilayah paling rendah di Kecamatan Muara Wahau dan berada di bantaran Sungai Wahau, sehingga menjadi kawasan pertama yang terdampak saat debit air meningkat,” jelasnya.
Meski banjir masih merendam sebagian kawasan, aktivitas masyarakat di Desa Jak Luay dilaporkan tetap berjalan normal. Beberapa warga bahkan masih menggunakan perahu sebagai sarana transportasi sementara.
Warga setempat juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Muara Wahau atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.
Sementara itu, apabila dalam beberapa hari ke depan tidak terjadi hujan di wilayah hulu Sungai Wahau, kondisi banjir diperkirakan akan berangsur surut.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Sespimti Polri Gelar FGD Karhutla di Loa Kulu, Relawan Soroti Keterbatasan Peralatan
11 Unit Pompa Air Disalurkan untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Kukar
Kukar Dapat Anggaran Rp107 Miliar untuk Bangun TPST di Loa Ipuh Darat, Ditargetkan Rampung 2029
Karhutla Muara Badak Tembus 200 Hektare, Pemadaman Terus Diintensifkan
PDAM Tirta Mahakam Pastikan Air Bersih Tenggarong Belum Terdampak Intrusi Air Laut
Beseprah Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Tradisi Kutai Sarat Makna Kesetaraan
PDIP Kaltim Belum Tentukan Calon Pilwali Samarinda, Ananda: Fokus Masyarakat Dulu
11 Poket Diduga Sabu Diamankan dari Seorang Pria di Sangatta Utara