Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Jalan Abdul Wahab Samarinda, Sabtu (11/9/2026).
TENGGARONG, SAMBARANEWS.COM, – PDI Perjuangan Kalimantan Timur (Kaltim) belum ingin terburu-buru menentukan calon yang akan diusung dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2030 mendatang.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengatakan partainya tetap melakukan persiapan internal untuk menghadapi kontestasi tersebut. Salah satunya dengan menyiapkan kader yang dinilai dapat diusung sebagai calon wali kota.
Pernyataan itu disampaikan Ananda di sela pelantikan pengurus Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Kaltim dan aksi donor darah di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Jalan Abdul Wahab Samarinda, Sabtu (11/9/2026).
“Yang pastinya kita mempersiapkan lah. Kita tentunya juga ingin ada kader PDI Perjuangan yang bisa kita usung untuk kontestasi pemilihan Wali Kota Samarinda,” ujar Ananda.
Meski sejumlah partai politik mulai menunjukkan arah dukungan untuk Pilwali Samarinda, Ananda menegaskan PDI Perjuangan tidak ingin terlalu cepat masuk dalam dinamika politik pencalonan.
Menurutnya, partai saat ini masih memprioritaskan kerja-kerja politik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Penyerapan aspirasi dan pelayanan kepada masyarakat dinilai lebih penting untuk dilakukan saat ini.
“Jadi kita tidak mau buru-buru juga. Yang penting bagaimana kita bisa tetap hadir di tengah masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” katanya.
Ananda menambahkan, pembahasan mengenai siapa kader yang nantinya akan diusung tetap menjadi bagian dari persiapan internal partai. Namun, keputusan tersebut tidak ingin dilakukan hanya karena mengikuti perkembangan politik partai lain.
“Kita persiapkan secara internal. Nanti pada waktunya tentu akan ada pembahasan dan keputusan terkait siapa yang akan kita usung,” jelasnya.
Ia menegaskan, PDI Perjuangan tetap memiliki target untuk menghadirkan kader dalam kontestasi Pilwali Samarinda mendatang.
“Yang pasti kita ingin ada kader PDI Perjuangan yang bisa kita usung. Tetapi hari ini fokus kita adalah bagaimana kita bisa bekerja untuk masyarakat. Itu dulu,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah partai politik mulai menyampaikan nama yang dipersiapkan untuk Pilwali Samarinda periode 2030-2035.
Dari Partai Gerindra, nama Helmi Abdullah disebut akan menjadi salah satu kandidat yang dipersiapkan. Saat ini Helmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda.
Kemudian Partai Golkar mulai mendorong nama dr Andi Satya Adi Saputra. Politisi yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kaltim tersebut juga telah memegang posisi Ketua DPC Partai Golkar Samarinda.
Sementara Partai NasDem memastikan kembali menyiapkan Saefuddin Zuhri. Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Samarinda mendampingi Andi Harun.
Pilwali Samarinda 2030 diperkirakan mulai menjadi perhatian partai politik seiring berakhirnya masa jabatan Andi Harun setelah dua periode memimpin Kota Samarinda.
Wartawan: Kusma


Golkar Kaltim Mulai Siapkan Hasanuddin Mas’ud Hadapi Pilbup Kukar
Hasanuddin Mas’ud Kembali Pimpin Golkar Kukar, Buka Peluang Maju di Pilbup 2029
Andi Satya Resmi Pimpin Golkar Samarinda 2026–2031, Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Setelah Sempat Ditunda, Musda Golkar Samarinda Akhirnya Digelar dengan Calon Tunggal
Rendi Solihin Sebut Rita Widyasari dan Syaukani Sebagai Role Model Politik
Serahkan SK PAC 20 Kecamatan, Rendi Solihin Ajak Kader Utamakan Politik Kejujuran
Sespimti Polri Gelar FGD Karhutla di Loa Kulu, Relawan Soroti Keterbatasan Peralatan
PDIP Kaltim Belum Tentukan Calon Pilwali Samarinda, Ananda: Fokus Masyarakat Dulu
11 Unit Pompa Air Disalurkan untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Kukar
11 Poket Diduga Sabu Diamankan dari Seorang Pria di Sangatta Utara