Proses evakuasi penumpang KM Dahliya F3 yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kamis (12/2/2026).
Muara Kaman, Sambaranews.com – Kapal taksi penumpang KM Dahliya F3 rute Samarinda–Long Bagun tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di alur Ulak Besar, Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/2/2026).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 52 orang penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Berdasarkan data kepolisian, kapal yang dinakhodai H (40) itu bertolak dari Pelabuhan Samarinda sekitar pukul 07.00 Wita menuju Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Kutai Barat. Kapal membawa muatan sembako, termasuk sekitar 15 ton beras, enam unit sepeda motor, serta puluhan penumpang.
Secara administratif, jumlah penumpang sesuai manifes tercatat 42 orang. Namun, hasil pendataan di lapangan menunjukkan total penumpang dan awak kapal mencapai 52 orang, terdiri dari 42 penumpang dan 10 orang yang terdiri dari nahkoda dan anak buah kapal (ABK).
Menurut keterangan saksi W, yang saat kejadian bertugas mengemudikan kapal, insiden terjadi ketika kapal melintasi arus deras di kawasan Ulak Besar. Diduga kapal mengalami pergeseran titik berat akibat muatan berlebih dan tidak seimbang, sehingga kapal berputar tidak terkendali.
“Sempat kembali lurus, namun kemudian oleng ke kanan. Air masuk ke lambung kapal dan akhirnya kapal karam,” ungkapnya.
Kapolsek Muara Kaman IPTU Gede Wijaya membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelebihan muatan yang diperparah arus deras Sungai Mahakam di lokasi kejadian.
“Tidak ada korban jiwa. Seluruh penumpang, nahkoda, dan ABK dalam keadaan selamat. Empat penumpang sempat dibawa ke UPTD Puskesmas Muara Kaman untuk mendapatkan penanganan medis, tiga mengalami syok dan satu dalam kondisi kedinginan,” jelasnya.
Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar, meliputi kapal dan mesin, muatan sembako sekitar 15 ton, serta enam unit sepeda motor.
Saat ini nahkoda dan sejumlah ABK telah diamankan di Polsek Muara Kaman untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan Dit Polairud Polda Kaltim terkait pengamanan alur pelayaran.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Sespimti Polri Gelar FGD Karhutla di Loa Kulu, Relawan Soroti Keterbatasan Peralatan
11 Unit Pompa Air Disalurkan untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Kukar
Kukar Dapat Anggaran Rp107 Miliar untuk Bangun TPST di Loa Ipuh Darat, Ditargetkan Rampung 2029
Karhutla Muara Badak Tembus 200 Hektare, Pemadaman Terus Diintensifkan
PDAM Tirta Mahakam Pastikan Air Bersih Tenggarong Belum Terdampak Intrusi Air Laut
Beseprah Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Tradisi Kutai Sarat Makna Kesetaraan
PDIP Kaltim Belum Tentukan Calon Pilwali Samarinda, Ananda: Fokus Masyarakat Dulu
11 Poket Diduga Sabu Diamankan dari Seorang Pria di Sangatta Utara