Plt Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza.
Tenggarong, Sambaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan program Job Fair Everyday melalui aplikasi Kukar Siap Kerja sebagai solusi digital untuk mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja kapan saja dan di mana saja.
Program yang merupakan bagian dari Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik melalui Etam Sejahtera tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan satu tahun kepemimpinan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Tenggarong, Selasa (23/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan aplikasi Kukar Siap Kerja hadir untuk memperluas akses layanan ketenagakerjaan bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah. Melalui platform tersebut, pencari kerja dan perusahaan dapat terhubung secara langsung dalam satu sistem yang terintegrasi.
“Aplikasi Siap Kerja yang diluncurkan hari ini merupakan wujud dari Program Dedikasi Kukar Idaman Etam Sejahtera. Aplikasi ini menjadi wadah yang mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja secara virtual,” ujar Dendy.
Menurutnya, kehadiran aplikasi tersebut menjadi terobosan baru dalam pelayanan ketenagakerjaan di Kukar.
“Jika sebelumnya masyarakat harus menunggu pelaksanaan job fair secara konvensional yang umumnya hanya digelar satu kali dalam setahun, kini informasi dan layanan ketenagakerjaan dapat diakses setiap saat melalui perangkat digital,” katanya.
Dendy menjelaskan, aplikasi Kukar Siap Kerja tidak hanya menyediakan informasi lowongan pekerjaan. Di dalamnya juga terdapat berbagai fitur lain yang mendukung pengembangan dan penempatan tenaga kerja.
“Dalam aplikasi Siap Kerja terdapat berbagai fitur untuk pencari kerja, mulai dari informasi lowongan pekerjaan, pelatihan kompetensi, penempatan tenaga kerja, pelaporan hubungan industrial, hingga informasi lowongan kerja yang selalu diperbarui,” jelasnya.
Berdasarkan data Distransnaker Kukar hingga Mei 2026, jumlah pencari kerja yang tercatat mencapai 10.461 orang. Sementara itu, jumlah pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 1.239 orang, sedangkan penempatan tenaga kerja yang tercatat mencapai 946 orang.
Ia berharap keberadaan aplikasi tersebut mampu meningkatkan angka penempatan tenaga kerja sekaligus menjadi sarana pendataan yang lebih akurat terhadap aktivitas ketenagakerjaan di Kukar.
Untuk mendukung operasional aplikasi, Distransnaker Kukar telah menyiapkan akses bagi sekitar 220 perusahaan yang terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).
“Sesuai data WLKP atau wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan yang kami terima, saat ini ada kurang lebih 220 perusahaan. Jumlah ini akan berkembang secara dinamis karena ada ajakan dari Bapak Bupati kepada seluruh dunia usaha untuk mengakses aplikasi Siap Kerja,” ujarnya.
Meski mayoritas perusahaan yang terdaftar saat ini berasal dari sektor pertambangan, aplikasi tersebut juga terbuka bagi berbagai sektor usaha lainnya, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Tetapi kami berharap sektor-sektor lainnya juga ikut memanfaatkan aplikasi ini untuk mempublikasikan kebutuhan tenaga kerjanya,” ucap Dendy.
Ia menegaskan bahwa pemberi kerja dalam aplikasi ini tidak hanya perusahaan besar. Selama memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), pelaku usaha dapat mengakses fitur pemberi kerja dan memanfaatkan layanan yang tersedia.
Untuk pencari kerja, persyaratan pendaftaran mengikuti ketentuan yang selama ini berlaku dalam pembuatan kartu pencari kerja atau AK-1. Sementara bagi perusahaan, syarat utama untuk bergabung adalah memiliki NIB.
Dalam waktu dekat, Distransnaker Kukar juga akan melakukan sosialisasi secara masif mulai Juli 2026 dengan melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga desa.
“Kami akan berkolaborasi dengan kecamatan, kelurahan, dan desa. Kami juga akan memetakan perusahaan-perusahaan yang ada di 193 desa, 44 kelurahan, dan 20 kecamatan agar pemanfaatan aplikasi ini bisa lebih optimal,” tuturnya.
Saat ini, data dalam sistem menunjukkan terdapat 10.494 pencari kerja yang telah terdata. Distransnaker berharap seluruh pencari kerja tersebut nantinya dapat memperoleh akses akun dan memanfaatkan layanan yang tersedia dalam aplikasi.
Sementara itu, perusahaan yang telah disiapkan akunnya berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari pertambangan, perkebunan, penyedia jasa keamanan, hingga sektor jasa lainnya.
Dendy menegaskan bahwa program Kukar Siap Kerja merupakan salah satu bentuk implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.
“Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang beridentitas Kutai Kartanegara. Sama seperti program-program lain, misalnya Beasiswa Kukar Idaman, program ini juga ditujukan untuk masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


MUSDA VIII GOLKAR BONTANG DIBUKA, PENJARINGAN CALON KETUA RESMI DIMULAI
Setahun Memimpin Kukar, Aulia-Rendi Luncurkan RT-Ku Terbaik, Siap Kerja, dan Portal Aduan Masyarakat
Satpol PP Kukar Tertibkan Badut Pengamen di Simpang Unikarta, Kostum Mickey Mouse Disita
27 WARGA RENTAN DI LOA KULU TERIMA BANTUAN PERMAKANAN, PEMKAB KUKAR PASTIKAN TEPAT SASARAN
Camat Loa Kulu: Program RT Ku Terbaik Tinggal Menunggu Juknis dan Sosialisasi
Tak Perlu Lahan Luas, Polsek Loa Kulu Buktikan Ketahanan Pangan Bisa Dimulai dari Green House
10 Ribu Pencari Kerja di Kukar Kini Bisa Lamar Kerja Kapan Saja Lewat Aplikasi Siap Kerja
Sorotan Tajam Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui, Pengusaha Keluhkan Iklim Investasi