Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kota Balikpapan digelar dengan nuansa strategis, Jumat (2/5/2025), di Ballroom Hotel Grand Senyiur.

Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kota Balikpapan digelar dengan nuansa strategis, Jumat (2/5/2025), di Ballroom Hotel Grand Senyiur. Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, memimpin langsung jalannya sidang yang membahas sejumlah Raperda penting untuk pembangunan daerah.
Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Wali Kota Balikpapan, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta para undangan dari berbagai lembaga dan komunitas.
Dalam pernyataannya, Alwi menekankan bahwa penyusunan dan pembahasan peraturan daerah harus dilakukan secara serius, dengan mempertimbangkan kondisi riil masyarakat.
“Seluruh agenda yang dibahas dalam rapat ini merupakan bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan pembangunan dan tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Alwi.
Adapun agenda pertama adalah penarikan tiga Raperda dari Propemperda Tahun Anggaran 2025. Ketiga Raperda itu antara lain mengenai perubahan Perda 5 Tahun 2013, pembentukan perangkat daerah, dan penyusunan RPJPD Kota Balikpapan 2025–2029.
Langkah ini diambil agar pembahasannya dapat dilakukan pada waktu yang lebih tepat, dengan kesiapan dokumen yang lebih matang.
Agenda kedua adalah pembahasan Raperda tentang perubahan Perda 8 Tahun 2023 mengenai Pajak dan Retribusi Daerah. Raperda ini sangat penting dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan.
Sementara itu, agenda ketiga menyangkut penetapan perubahan Propemperda 2025. DPRD menyesuaikan daftar prioritas peraturan daerah agar lebih sejalan dengan arah pembangunan jangka panjang, terlebih Balikpapan kini menjadi bagian penting dalam kawasan Ibu Kota Nusantara.
Alwi kembali menegaskan bahwa pembentukan regulasi bukan sekadar kewajiban formal, melainkan harus berpihak kepada kepentingan publik secara luas.
“Dengan pembahasan dan penyesuaian Raperda ini, kita berharap Balikpapan dapat memiliki regulasi yang adaptif, visioner, serta mampu menjawab tantangan perkembangan kota di masa depan,” tutup Alwi. (ADV/DPRD Balikpapan)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi