Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri. *(adv/ist)

Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Menyambut bulan suci Ramadan, DPRD Kota Balikpapan mengimbau pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan guna memastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk. Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menegaskan bahwa patroli rutin harus lebih ditingkatkan, baik di kawasan permukiman maupun di sekitar tempat ibadah.
“Kami ingin Ramadan tahun ini benar-benar terasa khusyuk bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami meminta pemerintah kota bersama aparat keamanan untuk lebih aktif melakukan patroli dan memastikan kondisi tetap kondusif,” ujar Yusri dalam keterangannya, Senin (3/3/2025).
Menurutnya, bulan Ramadan adalah momen penting bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Oleh sebab itu, setiap gangguan yang dapat mengurangi kenyamanan beribadah harus diantisipasi sejak dini. Ia menyoroti beberapa masalah yang sering terjadi saat Ramadan, seperti balap liar, kebisingan akibat penggunaan petasan yang berlebihan, serta meningkatnya kasus pencurian akibat rumah-rumah kosong ditinggal pemiliknya beribadah.
“Kita harus lebih waspada, terutama dengan adanya peningkatan aktivitas masyarakat saat malam hari, seperti salat tarawih dan sahur di luar rumah. Ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan,” tambahnya.
DPRD Balikpapan juga meminta agar pengamanan tidak hanya difokuskan di kawasan perkotaan, tetapi juga diperluas ke wilayah-wilayah padat penduduk yang rawan tindakan kriminal. Selain itu, pengawasan terhadap anak-anak dan remaja yang sering berkumpul hingga larut malam juga harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai bulan puasa malah diisi dengan aktivitas yang negatif. Kami mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka, terutama yang masih remaja, agar tidak terlibat dalam balap liar atau kegiatan yang tidak bermanfaat,” jelasnya.
Untuk mendukung keamanan selama Ramadan, DPRD Balikpapan juga mendorong peningkatan sistem keamanan lingkungan, seperti pos ronda dan patroli warga. Dengan adanya kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan, diharapkan potensi gangguan selama Ramadan bisa diminimalisir.
“Ramadan harus menjadi bulan yang penuh ketenangan dan berkah. Kita semua memiliki peran untuk memastikan ketertiban dan keamanan tetap terjaga,” pungkas Yusri.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, diharapkan Ramadan di Balikpapan bisa berjalan lebih damai dan penuh keberkahan bagi seluruh umat. (/ADV/DPRD Balikpapan)*


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Anggaran Laundry Rp450 Juta Pemprov Kaltim untuk Enam Fasilitas, Tak Hanya Baju Dinas
Bupati Kukar Dorong Hilirisasi Kratom, Targetkan Peningkatan Nilai Ekonomi dan PAD
Cegah Konflik Industrial, Bupati Kukar Bentuk Satgas Terpadu Libatkan Buruh dan Pengusaha
Ketua Kadin Kaltim Ajak Pengusaha Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Ekonomi