Ilustrasi petani sawit. *(adv/ist)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Petani kelapa sawit di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menghadapi ancaman sengketa lahan dengan perusahaan tambang batu bara. Kepala Desa Muai, Ali Husni, menyatakan komitmennya untuk berjuang demi hak petani sawit di desanya.
“Kami akan berusaha sekeras mungkin untuk memastikan kawasan yang sudah ditanami warga dapat dipulihkan statusnya dari Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK),” kata Ali Husni.
Ali Husni menyadari bahwa masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait aturan di kawasan KBK. Namun, ia tetap optimis bahwa penyelesaian secara kekeluargaan dapat dicapai. “Kami berharap ada solusi yang adil dan tidak merugikan masyarakat. Kebun sawit ini adalah sumber penghidupan utama bagi mereka,” tambahnya.
Meski sadar bahwa perjuangan ini tidak mudah karena pengelolaan kawasan hutan berada di pemerintah pusat, Ali Husni tidak gentar. “Perjuangan ini berat, tetapi kami akan terus berusaha dan tidak akan menyerah,” tegasnya.
Komitmen Ali Husni untuk melindungi hak petani sawit di desanya bukan hanya tentang sengketa lahan, tetapi juga masa depan kehidupan masyarakat yang bergantung pada tanah yang mereka garap. (*)
(adv-diskominfo)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Korban Laka Air di Long Beleh Modang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup
Gubernur Kaltim Silaturahmi ke Kesultanan Kutai Usai Polemik Penempatan Kursi Sultan
JMSI Kukar Serahkan Bantuan Genset untuk Redkar Belida
Isu Pilkada Lewat DPRD atau Langsung, Bupati Kukar: Yang Penting Rakyat Merasakan Manfaat