Sambaranews, Samarinda – Kepolisian Resor Kota Samarinda mengadakan konferensi pers untuk mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Mapolresta Samarinda pada Jumat, 17 Maret 2023.
Kegiatan tersebut, dipimpin Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Ary Fadli, SIK, MH, MSi didampingi beberapa Pejabat Utama Polresta Samarinda.
Dijelaskan Kapolresta, kronologis singkat kejadiannya di TKP Jalan Mulawarman Kota Samarinda.
“Saat itu, korban Nursalim dan saksi yang sedang naik motor melintas Jl. Mulawarman, tiba-tiba dihentikan oleh dua tersangka (F) dan (AR) yang menggunakan senpi dan mengaku sebagai anggota Polisi,” ungkapnya.
Setelah itu, lanjutnya, korban dipukul kepalanya menggunakan senpi, kemudian dengan alasan akan dibawa ke kantor polisi ditengah perjalanan terlapor dan saksi diambil barang berharganya secara paksa oleh tersangka.
“Kedua pelaku diamankan dan di introgasi dengan barang bukti satu buah HP merk OPPO F7 warna merah, HP merk OPPO F9 warna hitam dan uang tunai Rp. 2.000.000,- milik korban,” jelasnya.
Adapun, keduanya berikut barang bukti yang diamankan diserahkah ke Sat Reskrim Polresta Samarinda, guna penyidikan lebih lanjut.
Sedangkan, berdasarkan hasil penggeledahan kepada pelaku didapat barang bukti berupa satu unit Air Soft Gun merk KWC warna hitam No. Seri 21224233 dan satu buah borgol.
“Atas perbuatannya pelaku disangkakan pasal 365 ayat 2 ke 2 KUH Pidana tentang pencurian menggunakan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.” Pungkas Kapolresta. *(*)
Sumber: Humas Polda Kaltim


Polsek Samarinda Seberang Bongkar Pabrik Ekstasi Oplosan, Satu Orang Diamankan
Aksi Jambret di Jalan Gelatik Terungkap, Polsek Sungai Pinang Tangkap Pelaku Berkat CCTV
Modus Pil “Iron Man”, Pengedar Sabu Diciduk Polsek Samarinda Seberang
Ngaku Polisi, Pelaku Gelapkan Motor Warga Samarinda Ulu Berhasil Ditangkap
Dalih Ajak Anak Makan, Pria di Samarinda Ulu Gelapkan Motor Kakak Kandung
Diduga Rampas Motor, Pria Viral Isu Pelecehan Diamankan Polsek Tenggarong, Ternyata ODGJ
Korban Laka Air di Long Beleh Modang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup