Sambaranews, Bontang – MA (31) warga Loktuan, dilaporkan telah melakukan tindak pidana penipuan oleh temannya sendiri. Dengan menggunakan rayuan palsu, dia menjanjikan pekerjaan sebagai honorer kepada korban dan berhasil menipu sebanyak 11 orang. Aksi penipuannya sudah dimulai sejak bulan Januari 2023 yang lalu.
“korban diminta bayar uang dari Rp 1 juta sampai Rp 12 juta,” ungkap Kapolres Bontang Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K.,M.H. melalui Kasat Reskrim Iptu Yohanes Bonar Adiguna.
Korban diminta uang untuk membeli seragam dengan alasan tertentu. Namun setelah sebulan berlalu, korban mulai merasa curiga karena tidak ada panggilan kerja yang diterima. Tersangka mengakui bahwa dia terpaksa melakukan penipuan karena terjebak dalam utang. Saat ini, polisi sedang menyelidiki kemungkinan adanya korban tambahan dan kerugian yang ditimbulkan akibat tindakannya.
Saat ini, tersangka telah ditahan di Mapolres Bontang. Karena tindakannya, MA dikenakan pasal 378 atau 372 Junto 65 KUHPidana tentang Penipuan dan Penggelapan. Dalam kasus ini, tersangka dapat dihukum dengan penjara selama empat tahun.
Sumber: Polda Kaltim


Ngaku Anggota Polres Kukar, Pria Diduga Gelapkan Motor Warga Ditangkap di Muara Wahau
Polda Kaltim Bentuk Cyber Resilient Community untuk Cegah Maraknya Kejahatan Finansial Siber
Kasus Dugaan Korupsi Honor Non-ASN Disdikbud Kukar Masuk Tahap Penyidikan
Kirim Titik Lewat Google Maps, Modus Baru Pengedar Narkoba di Kukar Terbongkar
Berbekal Informasi Warga, Polisi Bekuk Pria di Batu Ampar dan Sita 11 Paket Sabu
Polsek Muara Kaman Tangkap Pria yang Diduga Mencuri 1,2 Ton Buah Sawit PT TJA
Selamatkan Aset Daerah, Pemkab Kukar Gandeng Kejari Kukar
Cegah Masalah Hukum di Kemudian Hari, Kejari Kukar Dampingi Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Erau Adat Kutai 2026 Tetap Digelar, Bupati Kukar: Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?
Kepesertaan JKN Kukar Capai 100 Persen, Keaktifan Masih Jadi PR BPJS