Sambaranews, KUKAR – Warga Tenggarong digemparkan oleh penemuan mayat perempuan di Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, tepatnya di kilometer 7 dari arah Tenggarong.
Menurut Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Heri Rusyaman, melalui Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Raymond Juliano William, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 18.00 WITA. Seorang pria berinisial A, yang sedang membawa istrinya untuk melahirkan di Samarinda, berhenti di pinggir kilometer 7 untuk buang air kecil. Saat itulah A melihat sesosok mayat yang ditutupi daun kelapa sawit di semak-semak.
Terkejut, A mendekati daun-daun tersebut dan mencium bau mayat. Ia kemudian melihat jasad yang sudah tidak bernyawa. “Saksi A langsung menghubungi keluarganya, yang kebetulan anggota kepolisian di Samarinda. Keluarga saksi tersebut kemudian menghubungi Polsek Tenggarong Seberang,” jelas Raymond saat dihubungi media pada 3 Agustus 2024.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh polisi dan tim lainnya, mayat tersebut ditemukan sekitar 3-4 meter dari pinggir jalan. Mayat perempuan itu mengenakan celana jeans panjang, kaos crop berwarna pink, dan berambut panjang terurai. Diperkirakan usianya sekitar 30 tahun, namun belum dapat diidentifikasi karena tidak ditemukan tanda pengenal.
“Dilihat dari kondisinya, mayat diperkirakan baru 7 sampai 8 jam dari waktu kematiannya,” jelas Kapolsek Tenggarong Seberang.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kematian dan identitas mayat tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. (*)


Pemprov Kaltim Klarifikasi Foto Gubernur di Pesawat di Tengah Rencana Aksi Warga
Ribuan Tongkang Melintasi Mahakam, Wantimpres Jusuf Hamka Soroti Kesultanan Kutai yang Hanya Jadi Penonton
Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan, Rudy Mas’ud Sisir Jalan Pesisir Kukar-Bontang
Lepas 2.503 Kontingen, Bupati Kukar Targetkan Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim
Dispora Kukar Siapkan SIPAKAR, Perolehan Medali Atlet Bisa Dipantau Secara Online
Jumat Berkah di Samarinda, Jurnalis Ojol dan Satlantas Bagikan 150 Nasi Bungkus
Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polisi Ditahan, Terseret Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal