Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, melepas kontingen Kukar untuk mengikuti Porprov VIII, Peparprov V, Bapor Korpri IV, Porda II, dan Porwada IV tingkat Provinsi Kaltim.
KUTAI KARTANEGARA, SAMBARANEWS.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menargetkan kontingen Kukar mampu meraih gelar juara umum dalam lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar sepanjang November hingga awal Desember 2026.
Target tersebut disampaikan Aulia saat melepas kontingen Kukar untuk mengikuti Porprov VIII, Peparprov V, Bapor Korpri IV, Porda II, dan Porwada IV tingkat Provinsi Kaltim. Kegiatan pelepasan berlangsung di Arbizz Space, Jumat (30/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Aulia menyampaikan sebanyak 2.503 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, manajer, official, dan pendamping akan mewakili Kukar dalam lima ajang tersebut.
Ia mengakui, pelaksanaan sejumlah kompetisi dalam waktu berdekatan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh kontingen. Namun, dengan persiapan yang telah dilakukan, dirinya optimistis Kukar mampu bersaing dan meraih hasil terbaik.
“Kita berharap, dengan persiapan yang sudah dilakukan teman-teman atlet di Kutai Kartanegara, yang menurut hemat kami sudah sangat mantap berdasarkan apa yang kami lihat sendiri, Kukar bisa menjadi juara umum,” ungkap Aulia.
Menurutnya, target tersebut bukan tanpa alasan. Kukar memiliki catatan prestasi yang cukup baik dalam sejumlah kompetisi olahraga sebelumnya. Karena itu, ia berharap para atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
Di sisi lain, Aulia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih prestasi, meskipun kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi keterbatasan.

Ia memastikan besaran bonus minimal akan dipertahankan seperti periode sebelumnya. Bahkan, pemerintah daerah membuka peluang untuk menyamakan nilai bonus apabila terdapat kabupaten atau kota lain yang memberikan penghargaan lebih tinggi.
“Bonus sebenarnya bukan satu-satunya hal yang menjadi motivasi, karena kita yakin semangat bertanding yang dimiliki teman-teman atlet jauh lebih besar daripada bonus yang kita janjikan,” tuturnya.
Aulia juga meminta agar persoalan bonus tidak menjadi penghambat semangat atlet dalam bertanding. Ia mengingatkan para atlet agar tidak terpengaruh informasi yang belum jelas mengenai kemungkinan pengurangan maupun peniadaan bonus.
Menurutnya, kepastian terkait komitmen pemerintah daerah tersebut diharapkan dapat membuat para atlet lebih tenang dan fokus menghadapi pertandingan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan total kontingen yang diberangkatkan dalam lima ajang tersebut terdiri atas 1.826 atlet, 320 pelatih, 72 manajer, dan 285 official yang akan berlaga pada 121 cabang olahraga.
Adapun rinciannya, Porprov Korpri di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, pada 31 Oktober hingga 8 November 2026 diikuti 184 atlet. Porwada di Balikpapan pada 4–5 November 2026 melibatkan 32 atlet.
Selanjutnya, Porprov VIII di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026 diikuti 1.144 atlet. Peparprov V di Kabupaten Paser pada 27–30 November 2026 melibatkan 100 atlet. Sementara Forda II di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, pada 29 November hingga 6 Desember 2026 diikuti 366 atlet.
Aji Ali menyebut, berdasarkan hasil sejumlah kompetisi sebelumnya, Kukar memiliki peluang untuk meningkatkan prestasi. Pada Porprov di Paser tahun 2024, Kukar menempati peringkat kedua dengan perolehan 25 medali. Sementara pada Porprov di Berau tahun 2022, Kukar berada di posisi ketiga.
Kemudian, pada Porprov di Balikpapan tahun 2024, Kukar kembali menempati peringkat kedua dengan perolehan 118 medali. Adapun pada Porwada di Bontang tahun 2025, Kukar berada di peringkat ketiga dengan raihan tujuh medali.
Hasil babak kualifikasi (BK) Porprov tahun 2026 juga menjadi modal bagi Kukar. Berdasarkan hasil tersebut, Kukar berhasil menempati peringkat kedua setelah Samarinda.
“Harapan dan target kita minimal mempertahankan posisi yang sekarang. Namun, target utama kita adalah juara umum,” ujar Aji Ali.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Pemkab Kukar telah menyiapkan berbagai kebutuhan kontingen, mulai dari akomodasi berupa hotel dan guesthouse, uang saku, transportasi, konsumsi, perlengkapan pertandingan hingga pelayanan kesehatan.
Dukungan kesehatan juga diperkuat dengan menyiapkan lima tenaga medis yang terdiri dari satu dokter dan empat perawat, serta tiga tenaga psikologi dari RSUD AM Parikesit Tenggarong dan RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja.
Selain itu, seluruh atlet telah mendapatkan perlengkapan bertanding, seperti jersey, pakaian training, jaket, kaos kaki, sepatu, dan topi.
Aji Ali memastikan uang saku, transportasi, serta konsumsi juga telah disiapkan melalui skema lumpsum yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet sebelum keberangkatan.
“Sesuai komitmen Bapak Bupati bahwa uang saku ini masuk di rekening masing-masing atlet sebelum meninggalkan Tenggarong,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga memberikan dukungan peralatan pertandingan kepada sejumlah cabang olahraga sesuai dengan kemampuan fasilitasi yang tersedia.
Dengan berbagai persiapan dan dukungan tersebut, Pemkab Kukar berharap seluruh kontingen dapat tampil maksimal, mempertahankan prestasi, sekaligus mewujudkan target juara umum pada ajang olahraga tingkat Provinsi Kaltim 2026.
Wartawan: Kusma


Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan, Rudy Mas’ud Sisir Jalan Pesisir Kukar-Bontang
Dispora Kukar Siapkan SIPAKAR, Perolehan Medali Atlet Bisa Dipantau Secara Online
Jumat Berkah di Samarinda, Jurnalis Ojol dan Satlantas Bagikan 150 Nasi Bungkus
Korpri Kukar Didorong Jadi Wadah Aspirasi dan Keluhan ASN
FORKOP Kaltim Datangi Kejati, Minta Penanganan Dugaan Korupsi CV ABI dan Ekraf Kukar
Pengadilan Tinggi, Kejati, dan Ditjenpas Kaltim Sepakati Kerja Sama Sidang Elektronik
Lepas 2.503 Kontingen, Bupati Kukar Targetkan Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim