Pemerintah Kabupaten Kutai Kartenegara meluncurkan Aplikasi Praktis, Senin (27/7/2026) di Pendopo Odah Etam.
KUTAI KARTANEGARA, SAMBARANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan sistem presensi elektronik bagi aparatur sipil negara (ASN) melalui aplikasi Praktis (Presensi ASN Kutai Kartanegara Terintegrasi dan Dinamis). Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar pemerintah daerah memiliki sistem absensi yang lebih akurat dan terintegrasi.
Aplikasi Praktis diluncurkan bersamaan dengan pelantikan pejabat administrator dan pengawas di Pendopo Odah Etam, Senin (27/7/2026), dan akan mulai diterapkan secara penuh pada 1 Agustus 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Arianto, mengatakan pengembangan aplikasi tersebut dilakukan untuk memenuhi rekomendasi BPK terkait penerapan presensi berbasis elektronik di lingkungan Pemkab Kukar.
“Hari ini kita sekaligus melaunching aplikasi yang kita beri nama Praktis, yaitu Presensi ASN Kutai Kartanegara Terintegrasi dan Dinamis. Aplikasi ini berbasis elektronik dengan menggunakan scan wajah,” ujarnya.
Menurut Arianto, target yang diberikan BPK berhasil dipenuhi pada akhir Juli. Selanjutnya, aplikasi tersebut akan diberlakukan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kukar yang jumlahnya mencapai lebih dari 18 ribu orang.
“Alhamdulillah target yang diberikan BPK bisa kita penuhi di akhir bulan ini. Efektif mulai 1 Agustus akan diterapkan 100 persen kepada seluruh pegawai kita yang berjumlah lebih dari 18 ribu ASN,” katanya.
Ia menjelaskan, rekomendasi tersebut muncul karena sistem presensi manual dinilai belum mampu merekam kehadiran pegawai secara optimal. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, masih ditemukan ASN yang tidak masuk kerja selama lebih dari 10 hari, bahkan hingga ratusan hari, namun tidak terdeteksi melalui sistem presensi yang digunakan sebelumnya.
“Karena itu BPK merekomendasikan membuat presensi elektronik sehingga nanti kehadiran pegawai dapat terekam setiap hari, termasuk posisi saat melakukan absensi. Makanya kita buatkan aplikasi Praktis,” jelas Arianto.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan penerapan aplikasi Praktis merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola kepegawaian sekaligus meningkatkan disiplin ASN.
“Kalau aplikasi ini merupakan bagian dari tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan yang mengharuskan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan satu model presensi atau absensi,” kata Aulia.
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut dirancang BKPSDM dengan memanfaatkan teknologi pemindai wajah (face recognition) melalui telepon genggam masing-masing ASN. Sistem juga menerapkan pembatasan lokasi sehingga absensi hanya dapat dilakukan dalam radius 50 meter dari tempat kerja.
“BKPSDM beserta tim sudah merancang aplikasi ini dengan menggunakan scan wajah dan menggunakan handphone masing-masing. Nantinya radius 50 meter dari tempat kerja baru bisa melaksanakan proses absensi,” ujarnya.
Aulia berharap kemudahan sistem presensi tersebut mampu meningkatkan disiplin sekaligus mendorong kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan kita dengan absensi yang semakin mudah, ASN tidak terhambat dari aspek absensi. Dengan aplikasi Praktis ini, kerja dan kinerja teman-teman bisa semakin meningkat,” tutupnya.
Wartawan: Kusma


Bupati Kukar Lantik 47 Pejabat Administrator dan Pengawas, Pengisian Jabatan Gunakan Manajemen Talenta
Lapas Tenggarong Perketat Pengawasan, Sidak Rutin Pastikan Bebas Handphone dan Narkotika
Lewat “Menjaga Adat”, Petala Borneo Jadikan Panggung IDEF Ajang Promosi Erau Kukar
Arie Wibowo Serap Aspirasi Warga Bandara untuk Penyempurnaan Raperda Sempadan Sungai
HMI Kukar Desak Pemkab Perjuangkan Hak Fiskal Daerah ke Pemerintah Pusat
Arie Wibowo Sosialisasikan Raperda Sempadan Sungai, Warga Bakal Dapat Kepastian Hukum Soal Batas Bangunan
Berbekal Informasi Warga, Polisi Bekuk Pria di Batu Ampar dan Sita 11 Paket Sabu
Alfamidi Salurkan 160 Ribu Butir Telur untuk 875 Anak, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting
GAMKI Kukar Siapkan PORSENI, Wadah Pengembangan Bakat dan Penguatan Karakter Generasi Muda