Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
TENGGARONG, SAMBARANEWS.COM, – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera meluncurkan program Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan plafon pembiayaan hingga Rp500 juta tanpa bunga bagi pelaku usaha produktif di Kukar.
Peluncuran ditargetkan dilakukan pada Oktober 2026, sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan mekanisme pengajuan dan penyaluran kredit kepada masyarakat.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, mekanisme pengajuan hingga persyaratan penerima akan disampaikan setelah program resmi diluncurkan.
“Kredit Kukar Idaman Terbaik insyaallah bulan ini akan kita launching. Setelah kita launching, kita akan mengumumkan bagaimana mekanisme orang bisa mendapatkan Kredit Kukar Idaman Terbaik,” ujar Aulia, Kamis (1/10/2026).
Menurut Aulia, pemerintah daerah akan menerapkan proses seleksi sebelum pembiayaan diberikan. Kebijakan tersebut diperlukan untuk memastikan kredit yang bersumber dari skema subsidi pemerintah benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.
Program tersebut memberikan plafon pembiayaan maksimal Rp500 juta. Bunga kredit nantinya ditanggung Pemkab Kukar melalui subsidi, sehingga penerima tidak dibebankan bunga pinjaman.
“Tanpa bunga, karena bunganya ditutupi oleh pemerintah daerah melalui proses subsidi. Artinya, kita juga ingin selektif dalam memberikan kredit ini,” katanya.
Sumber pembiayaan program berasal dari dividen atas penyertaan modal Pemkab Kukar di Bank Kaltimtara. Pada 2025, pemerintah daerah menerima dividen sebesar Rp14 miliar yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Aulia mengatakan pemanfaatan dividen tersebut diharapkan tidak mengganggu alokasi pembiayaan yang telah ditetapkan dalam APBD.
“Jadi tidak membebani pembiayaan yang sudah ada di APBD sebelumnya. Kita mengoptimalkan dividen kita yang ada di Bank Kaltimtara,” jelasnya.
Adapun sasaran Kredit Kukar Idaman Terbaik mencakup sejumlah sektor usaha, seperti pertanian, peternakan, perikanan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah tidak ingin pembiayaan tersebut diberikan kepada usaha yang baru berdiri tanpa adanya rekam usaha. Menurut Aulia, kredit tersebut lebih diarahkan kepada pelaku usaha yang telah menjalankan kegiatan usahanya dan membutuhkan tambahan modal untuk memperbesar skala usaha.
“Tujuan kredit ini kan untuk scale up teman-teman UMKM, teman-teman petani, peternak, nelayan yang sudah menggeluti usahanya selama ini,” ujarnya.
Untuk pelaku usaha sektor perikanan, calon penerima juga harus tercatat dalam Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka). Ketentuan tersebut menjadi salah satu cara pemerintah memastikan pembiayaan diterima oleh nelayan yang benar-benar menjalankan usaha di sektor tersebut.
Dengan skema tersebut, Pemkab Kukar berharap Kredit Kukar Idaman Terbaik tidak hanya menjadi akses pembiayaan, tetapi mampu mendorong pengembangan usaha masyarakat secara berkelanjutan.
Wartawan: Kusma


Lurah Melayu Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Gang Wakaf, Data Sementara 50 KK Terdampak
75 Bangunan Terbakar di Danau Aji, Damkar Kukar Akui Terkendala Pasokan Air
Reses Masa Persidangan III, Arie Wibowo Serap Aspirasi Warga Samarinda Utara
Dandim Cup Meriahkan HUT ke-81 TNI, 26 SMP/MTs se-Kukar Adu Kemampuan
Peserta KB Aktif di Kukar Capai 88.556 Akseptor hingga September 2026
Puskesmas Rapak Mahang Perkuat Pencegahan Penyakit Menular Seksual, Catin Wajib Screening