75 Bangunan Terbakar di Danau Aji.
KUTAI KARTANEGARA, SAMBARANEWS.COM, – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Gang Wakaf, Jalan Danau Aji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (5/10/2026) sore.
Dalam peristiwa tersebut, sekitar 75 bangunan di wilayah RT 33 dilaporkan terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, menyampaikan permohonan maaf kepada warga terdampak lantaran proses pemadaman belum dapat dilakukan secara maksimal akibat keterbatasan pasokan air di lokasi.
Fida mengatakan, petugas menerima informasi kebakaran sekitar pukul 16.30 Wita. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan mendapati titik api berada di bagian tengah permukiman.

“ Saya tadi di Mako, Kami menerima telepon sekitar setengah lima. Setelah persiapan, saya dan termasuk tim juga yang bersama-sama langsung merapat datang ke lokasi. Jadi kita melihat titik api tuh ada di lokasi tengah gitu, sekitar satu rumah. Dan saya langsung melakukan pola, pola menyerang, “ ujarnya di lokasi kejadian.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Menurutnya, keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Kondisi cuaca yang panas, musim kemarau, serta angin kencang membuat api lebih cepat merambat di kawasan permukiman yang padat.
“ ya kita akui kalau bilang kalah, ya kalah, karena kita kehabisan air. Dengan kondisi yang panas, di sini pun padat,” katanya.
Fida mengatakan, pihaknya telah berupaya memadamkan api sekaligus menyelamatkan bangunan yang belum terbakar. Namun, ketika pasokan air habis, petugas harus kembali melakukan pengisian sebelum melanjutkan pemadaman.
“Kami mewakili kawan-kawan beserta relawan mohon maaf kepada warga karena tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal. Kami sempat kehabisan pasokan air dan sulit mencari sumber air dalam situasi seperti ini,” katanya.
Ia mengungkapkan, kawasan Danau Aji sebenarnya telah lama dipetakan sebagai salah satu wilayah rawan kebakaran di Tenggarong. Bahkan, pihak Damkarmatan telah melakukan pemetaan dan simulasi penanganan kebakaran di kawasan tersebut.
Fida menyebut, simulasi telah dilakukan sekitar tiga kali, mulai dari pemetaan menggunakan drone hingga simulasi hampar selang.
“Kalau ditanya di mana daerah rawan di Tenggarong, saya selalu katakan Danau Aji. Disinilah tempat yang rawan. Dan itu belum bisa terpecahkan dengan baik,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kendala sumber air, Damkarmatan Kukar sebelumnya juga telah menempatkan dua tandon air berkapasitas masing-masing 5.000 liter di kawasan tersebut.
Selain itu, terdapat hidran kering yang disiapkan untuk memudahkan pengisian air ketika terjadi kebakaran.
Namun, dalam kejadian kali ini, ketersediaan air tetap belum mampu memenuhi kebutuhan pemadaman.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 3 jam. Damkarmatan Kukar kemudian meminta bantuan sejumlah armada dari wilayah lain untuk memperkuat penanganan kebakaran.
Sebanyak lima unit truk Damkar Kukar, tiga unit truk BPBD Kukar, satu unit AWC Sat Samapta Polres Kukar, serta sejumlah kendaraan relawan dari Kukar dan Samarinda dikerahkan ke lokasi.
Armada pengangkut air dari PDAM juga turut memberikan dukungan untuk menyuplai kebutuhan air selama proses pemadaman.
Fida menyebut, sekitar 90 personel pemadam kebakaran dan lebih dari 100 relawan ikut terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Kalau kita ada kurang lebih 10 unit, semuanya bawa air. Dan itu habis semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah warga juga mengalami dampak akibat kebakaran. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa warga mengalami pingsan dan sesak napas.
“Tadi ada sekitar tiga orang dibawa ke rumah sakit karena sesak napas, karena syok melihat situasi seperti itu,” katanya.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Fida mengatakan pihaknya belum mendapatkan kepastian. Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, api diduga pertama kali muncul di sekitar bagian belakang rumah Ketua RT atau bangunan kontrakan di kawasan tersebut.
“Belum mendapatkan kepastian. Tadi infonya di dekat belakang rumah Pak RT, mungkin di rumah pintu-pintuan. Tapi belum bisa menyimpulkan asal muasal api,” jelasnya.
Fida mengatakan, kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Damkarmatan Kukar, khususnya terkait kebutuhan sumber air dan strategi penanganan kebakaran di Danau Aji.
“Ini pelajaran. Kami juga akan mencoba memetakan ini dengan baik lagi. Mudah-mudahan ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma


Lurah Melayu Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Gang Wakaf, Data Sementara 50 KK Terdampak
Reses Masa Persidangan III, Arie Wibowo Serap Aspirasi Warga Samarinda Utara
Dandim Cup Meriahkan HUT ke-81 TNI, 26 SMP/MTs se-Kukar Adu Kemampuan
Peserta KB Aktif di Kukar Capai 88.556 Akseptor hingga September 2026
Puskesmas Rapak Mahang Perkuat Pencegahan Penyakit Menular Seksual, Catin Wajib Screening
Kredit Kukar Idaman Terbaik Segera Diluncurkan, Plafon hingga Rp500 Juta Tanpa Bunga
75 Bangunan Terbakar di Danau Aji, Damkar Kukar Akui Terkendala Pasokan Air