Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Distanak) Kutai Kartanegara, Muhammad Taufik, saat memberikan sambutan pada kegiatan Distanak Kukar, Senin (27/10/2025).
Tenggarong, Sambaranews.com – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah memfinalisasi Rencana Strategis (Renstra) melalui kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Fatma, Tenggarong, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut amanat peraturan perundang-undangan pasca penetapan RPJMD.
Dokumen Renstra tersebut disiapkan sebagai pedoman arah pembangunan sektor pertanian dan peternakan lima tahun ke depan, selaras dengan visi dan misi Bupati Kukar dalam mewujudkan ekonomi hijau berkelanjutan.
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, mengatakan penyusunan Renstra telah dimulai sejak akhir 2024 melalui pembentukan tim internal. Tahun ini, dokumen itu telah memasuki tahap rancangan akhir setelah melalui proses pembahasan dan konsultasi bersama berbagai pihak.
“Kami sudah mulai dari tahun 2024. Rancangan awal sudah dibuat, dan tahun ini masuk tahap rancangan akhir. Bedanya dengan dulu, kalau dulu Renstra dikerjakan pihak ketiga, sekarang kami susun sendiri agar menjadi dokumen yang benar-benar hidup dan menjadi pegangan bersama seluruh jajaran,” ujar Taufik.
Ia menegaskan, Renstra tersebut tidak hanya bersifat administratif, melainkan menjadi dokumen perencanaan lima tahunan yang mencerminkan kebutuhan riil sektor pertanian dan peternakan di Kukar.
Proses penyusunannya melibatkan sejumlah pihak, seperti Universitas Kutai Kartanegara, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Timur, guna memastikan keterpaduan dan konektivitas antar dokumen pembangunan.
“Secara formal kami minta masukan dari narasumber, tapi secara informal juga sudah sering kami lakukan. Nanti rancangan akhir juga akan dibahas lagi bersama pihak eksternal seperti kelompok tani, Gapoktan, dan KTNA,” jelasnya.
Taufik menambahkan, arah Renstra Distanak Kukar disusun sejalan dengan misi kedua Bupati Kukar, yakni memperkuat pembangunan sektor pertanian dan pariwisata menuju ekonomi hijau non-ekstraktif.
Di dalamnya terdapat sejumlah program dedikasi unggulan, seperti Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh, Kawasan Ekonomi Sejahtera, serta Kredit Kukar Idaman, yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani dan pelaku usaha pertanian.
“Transformasi dari ekonomi ekstraktif ke non-ekstraktif dilakukan dengan memperkuat sektor pertanian dalam arti luas, meliputi tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan. Fokus kami adalah meningkatkan produktivitas padi dan jagung agar berdampak pada peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB),” ungkap Taufik.
Menurutnya, saat ini kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Kukar baru mencapai sekitar 14 persen, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi. Melalui Renstra baru ini, Distanak menargetkan kontribusi sektor pertanian dapat meningkat secara bertahap hingga di atas 20 persen.
“Kalau dulu sektor tambang bisa sampai 70 persen. Sekarang kita ingin mulai menggeser itu. Porsi pertanian harus meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, Taufik menyebutkan bahwa tujuan utama Renstra adalah meningkatkan daya saing pertanian dan peternakan Kukar melalui peningkatan produktivitas, nilai tambah, dan hilirisasi produk. Semua itu dituangkan dalam strategi dan program yang telah disesuaikan dengan arah kebijakan RPJMD.
“Renstra ini kami harapkan benar-benar menjadi acuan pembangunan pertanian lima tahun ke depan. Tidak hanya dokumen, tapi juga panduan kerja yang nyata untuk mewujudkan ekonomi hijau di Kutai Kartanegara,” pungkasnya
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Kukar Susun RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan 2025–2029, Perkuat Kontribusi Penurunan Emisi Karbon
Disbun Kukar Gandeng Solidaridad Susun Strategi Perkebunan Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim
10 Ribu Pencari Kerja di Kukar Kini Bisa Lamar Kerja Kapan Saja Lewat Aplikasi Siap Kerja
Setahun Memimpin Kukar, Aulia-Rendi Luncurkan RT-Ku Terbaik, Siap Kerja, dan Portal Aduan Masyarakat
Sorotan Tajam Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui, Pengusaha Keluhkan Iklim Investasi
Satpol PP Kukar Tertibkan Badut Pengamen di Simpang Unikarta, Kostum Mickey Mouse Disita
Genta Aksara Jadi Ruang Aman Anak Muda Menyuarakan Resah Lewat Seni
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Lanjutkan Kepemimpinan Golkar Bontang Periode 2025–2030
Berkas Lolos Verifikasi, Andi Faizal Jadi Calon Tunggal di Musda VIII Golkar Bontang
Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Warga Jalan Santai Pererat Kebersamaan