Sembaranews, Jakarta – Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menginstruksikan Pertamina untuk melakukan penilaian kinerja operasional. Instruksi tersebut diberikan sebagai tanggapan terhadap insiden kebakaran di Terminal BBM Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Erick pun menegaskan akan mengawal kasus kebakaran yang terjadi sejak pukul 8 malam tadi. Dan memerintahkan dilakukan usut tuntas penyebab kebakaran yang terjadi.
“Saya memerintahkan Pertamina segera usut tuntas kasus ini. Kita fokus dan cepat selamatkan masyarakat,” kata Erick dalam video yang diunggah dalam akun Instagram resmi, Jumat (3/3/2023).
“Dan harus ada evaluasi operasional untuk ke depannya. Saya akan turut mengawal kasus ini,” tegas Erick.
Hingga saat ini, 16 orang dilaporkan meninggal dunia, 2 diantaranya anak-anak. Selain itu, 50 orang mengalami luka-luka, seorang diantaranya adalah anak-anak. Api juga dilaporkan merembet ke rumah penduduk di sekitar kebakaran.
Dalam video tersebut, Erick Thohir menyampaikan ucapan belasungkawa kepada korban kebakaran.
“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Malam ini, Jumat ,3 Maret 2023, telah terjadi insiden terbakarnya pipa Pertamina di Koja, Jakarta Utara. Saya mengucapkan duka cita dan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga,” kata Erick.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/


Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polisi Ditahan, Terseret Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal
MGRM Didorong Perluas Bisnis, Pemkab Kukar Bidik Peningkatan PAD
Mengurai RKBM Bongkar di Kuala Samboja dan Asal Angka Rp650 per Ton
Forum Tambang IUP IKN Sebut Jasa PBM Rp650 per Ton Masih Layak
Dukung Ketahanan Pangan, 7 Ton Jagung Muara Wahau Dipasok ke Bulog Samarinda
Adipt Maraja Jadi Calon Tunggal Ketua Umum HIPMI Bontang, Lima Bakal Calon Tak Lolos Verifikasi
Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
Pemprov Kaltim Klarifikasi Foto Gubernur di Pesawat di Tengah Rencana Aksi Warga
Ribuan Tongkang Melintasi Mahakam, Wantimpres Jusuf Hamka Soroti Kesultanan Kutai yang Hanya Jadi Penonton