Rendi Solihin menghadiri kegiatan Musancab PDIP Kutai Kartanegara di Tenggarong.
Tenggarong, Sambaranews.com – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kutai Kartanegara di Gedung Puteri Karang Melenu (PKM) tak hanya diwarnai agenda politik dan konsolidasi kader, tetapi juga menjadi ruang tampil bagi pelaku UMKM muda yang mulai menunjukkan geliat di sektor ekonomi kreatif.
Sejumlah produk hasil karya anak muda dipamerkan di area kegiatan. Berbeda dari UMKM pada umumnya yang didominasi kuliner, kali ini muncul produk-produk bertema lifestyle dengan pendekatan desain dan konsep yang lebih modern.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Flex In Club, komunitas kreatif yang mengusung konsep retro dalam setiap produknya. Mereka menampilkan karya dengan identitas visual yang kuat, menyasar segmen anak muda yang mengedepankan gaya dan karakter.
Fenomena tersebut mencerminkan perubahan arah pengembangan UMKM di Kutai Kartanegara. Generasi muda mulai berani keluar dari sektor konvensional dan mencoba peruntungan di bidang kreatif yang lebih luas.
Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, sekaligus Ketua DPC PDIP yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai, kemunculan UMKM berbasis kreativitas ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Anak muda kita sekarang tidak hanya berpikir soal usaha, tapi juga soal identitas dan nilai dari produk yang mereka buat. Ini perkembangan yang sangat baik,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Pemerintah daerah, lanjut Rendi, berkomitmen membuka lebih banyak ruang bagi pelaku UMKM kreatif agar dapat berkembang dan meningkatkan daya saing.
Menurut Rendi, sektor lifestyle memiliki peluang besar karena mengikuti tren dan selera pasar, terutama di kalangan generasi muda.
“Kalau dulu UMKM kita identik dengan kuliner, sekarang sudah mulai merambah ke lifestyle. Ini peluang yang harus ditangkap, karena pasarnya jelas dan potensinya besar,” tambahnya.
Kehadiran komunitas seperti Flex In Club dalam forum Musancab juga dinilai sebagai langkah positif dalam membangun ekosistem kreatif.
“Forum seperti ini jangan hanya jadi ruang organisasi, tapi juga bisa jadi tempat anak-anak muda menunjukkan karya mereka. Ini yang ingin kita perkuat ke depan,” jelasnya.
Geliat UMKM kreatif di Kukar saat ini memang masih dalam tahap awal. Namun, dengan dukungan berkelanjutan dan keberanian bereksperimen dari anak muda, sektor ini diyakini dapat berkembang menjadi salah satu kekuatan baru ekonomi daerah.
Ke depan, Kutai Kartanegara tidak hanya dikenal melalui sektor tradisionalnya, tetapi juga sebagai daerah yang melahirkan berbagai brand kreatif berbasis komunitas.
Wartawan: Kusma
editor: leeya


Dijenguk Rudy Mas’ud Saat di Lapas, Rita: Pak Rudy Bersilaturahmi dan Minta Dukungan
Kangen Suasana Musik, Rita Widyasari Kembali Berjoget Bersama Warga Tenggarong
Hadiri Wartawan Legend Bedapatan 4, Rita Widyasari Kenang Kedekatan dengan Insan Pers
PHM CATAT TONGGAK BARU, PLATFORM WPN-6 MULAI BERPRODUKSI DI PROYEK SISI NUBI AOI 1-3-5
Kapolres Cup Esports Kukar Jadi Ajang Seleksi Wakil Daerah ke Kapolda Cup Kaltim
Ahli Waris Tuntut Kepastian Ganti Rugi Lahan Kantor Camat Loa Kulu
Bawa Celurit dan Katana, Dua Debt Collector Diamankan Polres Gunungkidul