Peninjauan langsung proses pembangunan rumah Mbah Waluyo di Padukuhan Klepu, Ponjong, Sabtu (13/6/2026).
Gunungkidul, Sambaranews.com – Harapan baru mulai hadir bagi Mbah Waluyo (70), warga Padukuhan Klepu, Kalurahan Tambakromo, Kapanewon Ponjong, yang selama ini tinggal di rumah sederhana berdinding terpal dan kayu. Lansia tersebut mendapat bantuan bedah rumah dari Polres Gunungkidul dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa meninjau langsung proses pembangunan rumah tersebut pada Sabtu (13/6/2026). Program ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang membutuhkan bantuan sosial, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Selama bertahun-tahun, Mbah Waluyo tinggal di rumah berukuran kecil dengan lantai tanah. Kondisi bangunan yang tidak layak huni membuatnya hidup dalam berbagai keterbatasan. Ia tinggal seorang diri setelah istrinya merantau ke Lampung untuk bekerja sebagai buruh pemetik kopi, sementara keempat anaknya telah berkeluarga dan tinggal di luar Pulau Jawa.
Melihat kondisi tersebut, Polres Gunungkidul bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), pemerintah daerah, perangkat kalurahan, dan warga sekitar bergotong royong membangun rumah yang lebih layak huni. Semangat kebersamaan tampak dalam proses pembangunan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
AKBP Damus Asa mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan sosial yang dihadapi warga.
“Polri dituntut untuk selalu tanggap dengan situasi yang ada di sekitar. Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di lapangan harus selalu hadir dalam setiap kegiatan ataupun menjadi problem solver atas keresahan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program bedah rumah tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami berharap dapat membantu warga yang membutuhkan sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Kapolres, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Dengan gotong royong, pembangunan rumah layak huni bagi Mbah Waluyo dapat terwujud lebih cepat.
Melalui bantuan ini, Mbah Waluyo diharapkan dapat menikmati masa tuanya dengan lebih nyaman dan aman. Program kemanusiaan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polres Gunungkidul dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80 dengan menghadirkan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Dijenguk Rudy Mas’ud Saat di Lapas, Rita: Pak Rudy Bersilaturahmi dan Minta Dukungan
Kangen Suasana Musik, Rita Widyasari Kembali Berjoget Bersama Warga Tenggarong
Hadiri Wartawan Legend Bedapatan 4, Rita Widyasari Kenang Kedekatan dengan Insan Pers
Bawa Celurit dan Katana, Dua Debt Collector Diamankan Polres Gunungkidul
KEPYAKAN GOTONG ROYONG JADI RUANG MERAWAT KEBERSAMAAN DI PALIYAN
POLRES GUNUNGKIDUL BERBAGI KEBAHAGIAAN DENGAN ANAK YATIM JELANG HARI BHAYANGKARA KE-80
Berawal dari Kasus Helm Hilang, Polisi Ungkap Pencurian Motor di Loa Kulu
Di Ujung Timur Gunungkidul, Mbah Waluyo Akhirnya Miliki Harapan Baru Berkat Program Bedah Rumah Polri