Suasana Ramadan Street Run Kukar 2026 di depan Kedaton Kesultanan Kutai, Jalan Monumen Timur, Tenggarong, Sabtu (14/3/2026) malam.
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi penyelenggaraan Ramadan Street Run Kukar 2026 yang digelar di depan Kedaton Kesultanan Kutai, Jalan Monumen Timur, Tenggarong, Sabtu (14/3/2026) malam.
Menurut Aulia, kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga tersebut menunjukkan semangat luar biasa dari panitia dan masyarakat dalam menghadirkan aktivitas positif selama bulan suci Ramadan.
“Kami bersama Kapolres, Dandim, Sekda, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana di bawah komando Bang Jordi,” ujarnya.
Ia mengatakan, meskipun penyelenggaraan kegiatan tersebut dilakukan dengan keterbatasan anggaran, semangat panitia dan relawan mampu menghadirkan kegiatan yang meriah serta mendapat sambutan luas dari masyarakat.
Aulia bahkan meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar agar kegiatan Ramadan Street Run dapat diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun mendatang.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, jika kegiatan ini memang akan terus dilaksanakan setiap tahun, maka saya minta kepada Pak Sekda agar tahun depan bisa diakomodir melalui pembiayaan APBD,” katanya.
Pada malam final Ramadan Street Run 2026 tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga sepakat menambah hadiah bagi para pemenang lomba.
Tambahan hadiah diberikan untuk empat kategori lomba, yakni anak-anak putra, anak-anak putri, dewasa putra, dan dewasa putri. Untuk juara pertama masing-masing kategori ditambah Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.
“Tambahan hadiah ini kami harapkan bisa menjadi penyemangat bagi para peserta lomba lari yang ikut berpartisipasi pada malam ini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ramadan Street Run Kukar 2026, Saddam Jordi, mengatakan kegiatan ini telah berlangsung selama 18 hari sejak 25 Februari dan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Ia mengungkapkan, pada delapan hari pertama pelaksanaan kegiatan, panitia sempat mengalami keterbatasan dana. Namun kegiatan tetap berjalan berkat dukungan relawan serta berbagai pihak yang membantu secara mandiri.
“Selama 10 hari terakhir kami menjalankan kegiatan ini secara mandiri bersama relawan. Semua ini kami lakukan untuk masyarakat Kutai Kartanegara agar kegiatan ini semakin dikenal hingga tingkat nasional,” jelasnya.
Jordi menambahkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Secara keseluruhan jumlah peserta yang mengikuti Ramadan Street Run tahun ini mencapai ribuan orang.
“Ini menjadi tolak ukur yang sangat membanggakan bagi kami sebagai panitia karena jumlah peserta tahun ini merupakan yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Pada malam final, jumlah peserta yang ikut serta mencapai sekitar 200 orang dengan total hadiah sekitar Rp10 juta dari panitia yang kemudian ditambah oleh pemerintah daerah.
Jordi berharap Ramadan Street Run dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin berkembang dengan dukungan pemerintah, sponsor, serta masyarakat.
“Kami berjanji kegiatan Ramadan Street Run Kutai Kartanegara akan terus diadakan setiap tahun,” tutupnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati