Kutai Kartanegara, SambaraNews.com – Sebanyak 580 mahasiswa baru Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) resmi mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025/2026. Kegiatan yang digelar di halaman kampus Unikarta, Jalan Gunung Kombeng, Tenggarong, Rabu (27/8/2025), turut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri.
Dalam sambutannya, Aulia menegaskan peran strategis Unikarta sebagai perguruan tinggi terbesar di Kukar yang diharapkan mampu melahirkan generasi masa depan daerah. “Unikarta inilah yang akan mencetak generasi masa depan Kukar. Karena itu pemerintah daerah sangat konsen terhadap keberlangsungan Unikarta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa baru mengenai dua tanggung jawab utama yang harus dijalani. Pertama, tanggung jawab pribadi dan keluarga dengan menyelesaikan studi tepat waktu. Kedua, tanggung jawab sosial melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kemasyarakatan.
” Tidak hanya duduk di bangku kampus, tetapi mahasiswa juga harus turun ke masyarakat dan berinteraksi langsung,” ujarnya.
Aulia menambahkan, masa kuliah merupakan kesempatan emas yang tidak akan terulang kembali. Karena itu, mahasiswa diminta memanfaatkannya sebaik mungkin untuk meraih cita-cita.
“Jangan merasa minder. Jemput mimpi kalian dan gunakan kesempatan kuliah sebaik mungkin untuk menjadi generasi terbaik,” pesannya.
Ia berharap, motivasi tersebut dapat menumbuhkan semangat mahasiswa baru Unikarta untuk berprestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan di Kukar.
Wartawan : Kusma
Editor : leeya


Selamatkan Aset Daerah, Pemkab Kukar Gandeng Kejari Kukar
Cegah Masalah Hukum di Kemudian Hari, Kejari Kukar Dampingi Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Erau Adat Kutai 2026 Tetap Digelar, Bupati Kukar: Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?
Kepesertaan JKN Kukar Capai 100 Persen, Keaktifan Masih Jadi PR BPJS
BPJS Kesehatan Kukar Imbau Peserta Mandiri Kelas 3 Tetap Bayar Iuran Selama Proses Verifikasi
Kukar Resmi Miliki Mars dan Himne Karya Sultan Aji Muhammad Arifin, Teguhkan Identitas Adat dan Budaya