Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang.

Sambaranews.com | BALIKPAPAN – Pemerataan akses pelatihan kerja di Kalimantan Timur kembali disuarakan DPRD Kota Balikpapan. Anggota Komisi III, Syarifuddin Oddang, meminta agar Balai Latihan Kerja (BLK) lebih aktif menjangkau wilayah selatan Kaltim seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser, yang menjadi kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menilai, ketimpangan distribusi pelatihan menjadi salah satu penghambat pengembangan tenaga kerja lokal. Menurutnya, saat ini pelatihan masih banyak terpusat di Samarinda, sehingga menyulitkan warga luar daerah yang ingin memperoleh pelatihan.
“BLK jangan hanya aktif di satu kota saja. Warga Balikpapan juga butuh pelatihan tanpa harus keluar kota. Mereka sudah cukup dekat dengan proyek IKN, masa tidak diprioritaskan?” ujar Oddang, Selasa (8/7/2025).
Ia menegaskan bahwa fungsi BLK harus menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan merata, terutama dalam menghadapi tantangan tenaga kerja saat pembangunan IKN terus berlangsung.
Oddang juga meminta BLK menyusun kurikulum pelatihan yang sesuai dengan permintaan dunia kerja modern, sehingga peserta yang lulus dapat langsung terserap industri.
“Pelatihannya harus disesuaikan dengan skill yang dibutuhkan. Jangan sampai pelatihan hanya habiskan waktu tapi tidak ada output,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga perlu menjamin tata kelola BLK berjalan profesional dan tidak hanya sekadar proyek formalitas. Menurutnya, program pelatihan harus berorientasi pada hasil nyata dan terukur.
Lebih jauh, Oddang memperingatkan dampak sosial jika warga lokal tidak diberdayakan dalam pembangunan IKN.
“Kalau warga lokal tersingkir, akan timbul ketimpangan. Ini bisa picu konflik sosial,” katanya.
Ia mendorong BLK berkolaborasi aktif dengan dunia usaha agar lulusan pelatihan langsung bisa bekerja. Hal ini, menurutnya, akan menjadi solusi konkret dalam menurunkan angka pengangguran di daerah.
“BLK harus jadi jembatan antara masyarakat dan industri. Kami di DPRD akan terus kawal ini,” tegasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Akhiri Konflik Agraria Puluhan Tahun, Pemkab Kukar Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Lahan PT BDA
Banjir di Pondok Labu Tenggarong Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Orang Tua Korban Tolak Hukuman Ringan, Pertanyakan KUHP Baru dalam Kasus Pencabulan 7 Santri