Kepala Dinas Pertanian Penajam Paser Utara (PPU), Andi Trasodiharto.

Sambaranews.com, PENAJAM – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mempercepat program optimasi lahan pertanian seluas 5.896 hektare yang ditargetkan selesai dalam enam bulan. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, menjelaskan bahwa pekerjaan dibagi dalam dua tahap. “Tahap pertama mencakup 3.546 hektare yang ditargetkan selesai dalam tiga bulan, sedangkan tahap kedua menyelesaikan sisanya dalam periode sama,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Menteri Pertanian di Desa Gunung Mulia, Jumat (9/5/2025).
Program yang telah berjalan satu bulan ini memanfaatkan anggaran mencapai Rp13 triliun untuk mengoptimalkan 78% dari total lahan baku pertanian PPU seluas 7.500 hektare. Andi menegaskan pentingnya program ini dalam meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
“Optimasi lahan menjadi kunci meningkatkan indeks pertanaman dan mendukung program swasembada pangan pemerintah pusat,” jelas Andi.
Pelaksanaan pekerjaan melibatkan berbagai pihak, termasuk petani lokal dan tenaga ahli pertanian. Dinas Pertanian PPU akan memastikan proses optimasi sesuai jadwal tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.
“Kami akan intensifkan koordinasi dengan semua stakeholder agar target enam bulan ini tercapai,” pungkas Andi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi pertanian PPU secara signifikan. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Akhiri Konflik Agraria Puluhan Tahun, Pemkab Kukar Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Lahan PT BDA
Banjir di Pondok Labu Tenggarong Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Orang Tua Korban Tolak Hukuman Ringan, Pertanyakan KUHP Baru dalam Kasus Pencabulan 7 Santri