Camat Sebulu, Edy Fachruddin. *(adv/vk)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Sebulu mengambil langkah progresif dalam pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius. Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menegaskan bahwa tahun 2025 difokuskan pada peningkatan pelayanan kebersihan.
“Masalah sampah cukup kompleks, tapi kami tidak tinggal diam. Kini kami punya dua truk sampah, satu L300, dan dua roda tiga. Meski dua unit masih diperbaiki, ini kemajuan besar,” ujar Edy.
Pemerintah kecamatan juga melibatkan peran aktif masyarakat. Melalui RT dan tokoh masyarakat, mereka menggelar edukasi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami fokus mulai dari kesadaran warga. Sosialisasi kami lakukan dari bawah agar program bisa diterima,” tambahnya.
Upaya lain yang tengah disiapkan adalah pembangunan TPS terpadu di beberapa titik strategis dan penambahan armada pengangkut sampah dalam waktu dekat.
Dengan tersedianya sarana transportasi yang memadai, Edy optimistis penumpukan sampah di daerah padat penduduk bisa diminimalisasi.
“Kami ingin Sebulu jadi contoh kecamatan bersih dan tertib di Kukar,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga lingkungan, termasuk memilah sampah dan mengikuti jadwal pengangkutan yang telah ditentukan.
“Semua ini akan berhasil jika masyarakat ikut ambil bagian,” pungkasnya. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Permudah Urusan SIM hingga STNK, Polantas Menyapa Jadi Andalan Satlantas Kukar
Pinjaman Rp820 Miliar Kukar Dipertanyakan, Bupati: untuk Bayar Rekanan dan Jaga Ekonomi
Puncak Nyepi Caka 1948 di Kerta Buana, Bupati Kukar Tekankan Harmoni dan Persatuan Umat
Aksi Mahasiswa Diwarnai Kekecewaan, Pemkab Kukar Jelaskan Ketidakhadiran Bupati