Kepala DKP Kukar, Muslik.

Sambaranews.com, TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperluas pembangunan infrastruktur perikanan untuk mendukung aktivitas nelayan di pesisir. Kepala DKP Kukar, Muslik, menyebut bahwa jeti-jeti baru telah dibangun di berbagai kecamatan yang menjadi sentra perikanan.
“Sudah kami bangun jeti-jeti di beberapa titik seperti Muara Jawa, Samboja, Anggana, dan Muara Badak. Itu sebagai pelabuhan pendaratan ikan kecil,” ujar Muslik.
Muslik menjelaskan bahwa jeti berperan penting dalam memperlancar aktivitas pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan, meningkatkan kualitas hasil, serta mempercepat distribusi ke pasar.
“Nelayan tidak perlu lagi menurunkan hasil tangkapan secara sembarangan. Jeti ini memberi mereka tempat yang lebih tertata dan higienis,” katanya.
Selain itu, jeti juga difungsikan sebagai titik pengumpulan logistik dan bahan bakar, sekaligus pusat pencatatan data hasil tangkapan untuk keperluan pengembangan sektor perikanan.
Pembangunan jeti disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan, memperhatikan kondisi geografis dan potensi produksi perikanan di masing-masing wilayah.
“Kita ingin masyarakat juga ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin. Ini milik bersama,” ujar Muslik.
Melalui pembangunan jeti-jeti ini, DKP Kukar berharap kegiatan ekonomi masyarakat pesisir semakin berkembang dan kesejahteraan nelayan meningkat secara berkelanjutan. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Permudah Urusan SIM hingga STNK, Polantas Menyapa Jadi Andalan Satlantas Kukar
Pinjaman Rp820 Miliar Kukar Dipertanyakan, Bupati: untuk Bayar Rekanan dan Jaga Ekonomi
Puncak Nyepi Caka 1948 di Kerta Buana, Bupati Kukar Tekankan Harmoni dan Persatuan Umat
Aksi Mahasiswa Diwarnai Kekecewaan, Pemkab Kukar Jelaskan Ketidakhadiran Bupati