Sambaranews, Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), meningkatkan upaya penanganan stunting dengan langkah-langkah serius dan kolaboratif.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur, menyatakan bahwa kecamatan telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Puskesmas dan pemerintah desa, untuk memaksimalkan penanganan stunting.
“Kami terus berupaya menangani masalah stunting di sini,” kata Fadhli, Kamis (18/4/2024).
Fadhli menegaskan bahwa pendataan anak-anak dilakukan secara konsisten untuk memastikan mereka yang terkena stunting.
Pihak kecamatan telah menerapkan dua metode penanganan: pencegahan, yang dilakukan dengan mendatangi rumah warga, dan penanganan di posyandu desa.
Dalam proses pendataan, terdapat 173 kasus stunting di wilayah Muara Wis. Upaya pencegahan dan penanganan ini, yang meliputi pemberian asupan gizi dan edukasi kepada masyarakat, diharapkan dapat mengurangi jumlah kasus stunting di masa depan.
“Untuk mengurangi kasus ini, selain kami berikan asupan gizi, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat,” tutupnya.
(Adv/Kominfo Kukar)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Komplotan Curanmor 8 TKP Dibekuk, Satu Dewasa dan Tiga ABH Diamankan
Disdikbud Kukar Pastikan Pendidikan Santri Tetap Berjalan di Tengah Proses Hukum
Di Balik Percepatan SP2D Online, BPK Temukan ASN Terima Honor 900 Kali Senilai Rp9,5 Miliar
Kukar Terapkan SP2D Online, Tingkatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan