Sambaranews, Jakarta – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri KTT Voice of Global South (VOGSS) kedua pada Jumat, 17 November 2023. Dalam pidatonya, Jokowi meminta negara-negara anggota selatan untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian antara Hamas dan Israel.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam intervensinya pada sesi perdananya. Presiden Jokowi menyoroti situasi memprihatinkan di Gaza, dan meminta para pemimpin global untuk meningkatkan upaya mereka dalam membantu mewujudkan perdamaian di wilayah tersebut.
“Yang Mulia, saat ini situasi kemanusiaan di Gaza semakin memprihatinkan. Lebih dari 11.000 orang telah menjadi korban dimana sebagian besar diantaranya adalah perempuan dan anak-anak. Namun sayangnya dunia seolah tidak berdaya untuk mencari jalan keluar,” ujar Jokowi, dikutip dari keterangan resmi, Minggu, (19/11/2023).
Di depan Perdana Menteri Narendra Modi dan pemimpin Global South lainnya, Jokowi mengajak mereka menunjukkan solidaritas bagi Palestina. Ia pun mendorong adanya gencatan senjata.
“Bantuan kemanusiaan harus dipercepat dan diperbanyak, serta yang terpenting perundingan damai harus segera dimulai,” tambahnya.
Selain soal konflik di Gaza, Jokowi juga mendorong Global South untuk bertanggung jawab dalam tata kelola global. Ia berpesan, negara berkembang tidak bisa lagi hanya menjadi konsumen dan hanya mengandalkan ekspor bahan mentah, negara berkembang harus menjadi pemain global dan menjadi bagian dari rantai pasok dunia.
Diketahui, India telah menjadi tuan rumah VOGSS perdana pada 12-13 Januari 2023 dalam format virtual yang mempertemukan 125 negara Global South.
VOGSS merupakan upaya India untuk menyediakan platform bersama untuk mempertimbangkan permasalahan, kepentingan dan prioritas yang mempengaruhi negara-negara berkembang dan juga untuk bertukar ide dan solusi, dan yang paling penting, untuk menyatukan suara dan tujuan dalam mengatasi permasalahan dan prioritas.
Dalam pidato pembukaannya pada sesi perdana KTT tersebut, PM Modi mengumumkan pendirian “DAKSHIN” (Inisiatif Pengembangan dan Berbagi Pengetahuan) Pusat Keunggulan Global South. Dakshin juga diterjemahkan menjadi “Selatan” dalam bahasa Hindi.
“Selama KTT G20, saya atas nama India mengusulkan untuk meluncurkan satelit untuk memantau cuaca dan pemantauan iklim di Global South. Kami sedang mengerjakannya dengan cepat,” kata PM Modi.
Modi percaya bahwa teknologi baru tidak boleh memperlebar kesenjangan antara negara-negara di utara dan selatan. Pada masa kecerdasan buatan, penting bagi teknologi untuk digunakan secara bertanggung jawab.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/


Andi Satya Resmi Pimpin Golkar Samarinda 2026–2031, Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Setelah Sempat Ditunda, Musda Golkar Samarinda Akhirnya Digelar dengan Calon Tunggal
Rendi Solihin Sebut Rita Widyasari dan Syaukani Sebagai Role Model Politik
Serahkan SK PAC 20 Kecamatan, Rendi Solihin Ajak Kader Utamakan Politik Kejujuran
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Lanjutkan Kepemimpinan Golkar Bontang Periode 2025–2030
Berkas Lolos Verifikasi, Andi Faizal Jadi Calon Tunggal di Musda VIII Golkar Bontang
Selamatkan Aset Daerah, Pemkab Kukar Gandeng Kejari Kukar
Cegah Masalah Hukum di Kemudian Hari, Kejari Kukar Dampingi Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Erau Adat Kutai 2026 Tetap Digelar, Bupati Kukar: Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?
Kepesertaan JKN Kukar Capai 100 Persen, Keaktifan Masih Jadi PR BPJS