Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri meninjau langsung posko bantuan, dapur umum, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak kebakaran, Kamis (8/10/2026) pagi.
TENGGARONG, SAMBARANEWS.COM, – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memfokuskan proses pemulihan bagi warga terdampak kebakaran di RT 33, kawasan Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kukar Andi Deezca Pravidhia meninjau langsung posko bantuan, dapur umum, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak, Kamis (8/10/2026) pagi.
Aulia mengatakan, kebakaran tersebut menjadi salah satu musibah kebakaran terbesar di Kukar dengan jumlah warga terdampak yang cukup banyak. Karena itu, pemerintah daerah bersama masyarakat dan berbagai pihak terus berupaya mempercepat proses pemulihan.
“Hari ini kita melihat kondisi pasca kebakaran yang melanda warga kita di Jalan Danau Aji. Korbannya cukup banyak. Ini termasuk salah satu kebakaran terbesar yang terjadi di Kutai Kartanegara,” kata Aulia.

Menurutnya, bantuan dari masyarakat terus berdatangan sejak kebakaran terjadi. Pemkab Kukar juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan warga.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian yakni peralatan memasak. Bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi pemerintah daerah bersama BAZNAS.
“Kalau bahan baku masakannya banyak tapi peralatan masaknya tidak ada, bahan makanan tidak bisa terolah dengan baik,” ujarnya.
Selain kebutuhan fisik, Aulia menegaskan pemulihan juga mencakup kondisi psikologis warga terdampak. Dari sekitar 75 kepala keluarga (KK) yang terdampak, pemerintah meminta kondisi masing-masing warga turut dipantau.
“Kita juga harus melihat perspektif psikis warga masyarakat kita. Dari 75 kepala keluarga yang terdampak, harus kita pastikan bahwa semuanya bisa terkelola dengan baik,” katanya.
Ia menyebut, keterlibatan komunitas dan masyarakat diperlukan untuk memastikan tidak ada warga terdampak yang luput dari perhatian setelah mengalami musibah.
Untuk kebutuhan jangka pendek, Pemkab Kukar juga menyiapkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak agar aktivitas belajar tetap berjalan. Warga yang bekerja juga akan dibantu memenuhi kebutuhan perlengkapan untuk menunjang pekerjaannya.

“Jangka pendek adalah kita memastikan proses aktivitas sehari-hari warga masyarakat kita tidak terganggu. Bagi yang bersekolah, perlengkapan sekolahnya terpenuhi. Bagi yang bekerja, kebutuhan pekerjaannya terpenuhi,” jelasnya.
Sementara untuk jangka menengah dan panjang, pemerintah daerah akan melakukan pemulihan sesuai kewenangannya, termasuk menata kawasan terdampak agar penanganan bencana serupa ke depan dapat dilakukan lebih optimal.
Ia pun mengapresiasi personel Damkarmatan, BPBD, relawan, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta masyarakat yang sejak awal kejadian turut membantu penanganan hingga proses pemulihan warga terdampak.
Aulia memastikan pemerintah daerah akan terus hadir dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu warga melewati masa pemulihan pascakebakaran.
“Kami berterima kasih kepada seluruh personel Damkar, BPBD, seluruh relawan, pemerintah kecamatan dan kelurahan yang sejak awal kebakaran sudah turun aktif membantu warga masyarakat,” tutupnya.
Wartawan: Kusma


Kerap Bikin Resah Warga, 13 Tempat Hiburan Malam di Kota Bangun Diawasi hingga Akhir Oktober
Dari Aksi Galang Dana, Mahasiswa STIE Tenggarong Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Lurah Melayu Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Gang Wakaf, Data Sementara 50 KK Terdampak
75 Bangunan Terbakar di Danau Aji, Damkar Kukar Akui Terkendala Pasokan Air
Reses Masa Persidangan III, Arie Wibowo Serap Aspirasi Warga Samarinda Utara
Dandim Cup Meriahkan HUT ke-81 TNI, 26 SMP/MTs se-Kukar Adu Kemampuan
Bupati Kukar Pastikan Pemulihan Warga Terdampak Kebakaran Jadi Prioritas