Prosesi mendirikan tiang ayu dalam rangkaian Festival Adat Erau Kutai tahun 2025. (dok. Kukar Paper)
TENGGARONG, SAMBARANEWS.COM, – Di balik kemeriahan Erau Adat Kutai, terdapat sejumlah aturan adat yang hingga kini masih dijalankan. Salah satunya ketentuan bagi Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk tidak menginjakkan kaki secara langsung ke tanah selama rangkaian sakral Erau berlangsung.
Erau Adat Kutai 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–28 September 2026 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin menjelaskan, ketentuan tersebut mulai dijalankan sejak Tiang Ayu didirikan di kawasan Keraton Museum hingga prosesi Tiang Ayu dirobohkan sebagai tanda berakhirnya masa tersebut.
“Dari mulai mendirikan Tiang Ayu yang di Keraton Museum sampai berakhirnya Tiang Ayu dirobohkan, baru kita bisa menginjakkan (kaki ke tanah),” ujarnya, usai Rapat Finalisasi Pelaksanaan Erau Adat Kutai di Eks Gedung Wanita, Tenggarong, Selasa (15/9/2026).
Selama masa tersebut, Sultan tetap dapat menjalankan aktivitas di rumah dan menghadiri prosesi adat. Namun, ketika menuju istana Sultan tidak berjalan langsung di atas tanah.
Menurutnya, kain kuning digunakan sebagai pijakan ketika dirinya menuju istana selama masa adat tersebut berlangsung.
“Kalau kita ke istana pakai kain, kain berwarna kuning. Jadi jalannya lewat di situ,” katanya.
Aji Muhammad Arifin menambahkan, pelaksanaan aturan tersebut hingga kini tetap dipertahankan sebagai bentuk menjaga adat yang telah diwariskan sejak zaman dahulu.
“Karena ini sudah adat turun temurun, nanti biar mendapat berkat. Ini sudah dilakukan dari zaman bahari, nenek moyang kita. Jadi sampai sekarang ini masih terpakai sampai anak cucu kita,” tutupnya.
Tradisi tersebut menunjukkan bahwa rangkaian Erau tidak hanya berkaitan dengan kegiatan budaya yang dapat disaksikan masyarakat, tetapi juga memiliki tata aturan adat yang dijalankan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara.
Wartawan: Kusma


Pemprov Kaltim Klarifikasi Foto Gubernur di Pesawat di Tengah Rencana Aksi Warga
Ribuan Tongkang Melintasi Mahakam, Wantimpres Jusuf Hamka Soroti Kesultanan Kutai yang Hanya Jadi Penonton
Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan, Rudy Mas’ud Sisir Jalan Pesisir Kukar-Bontang
Lepas 2.503 Kontingen, Bupati Kukar Targetkan Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim
Dispora Kukar Siapkan SIPAKAR, Perolehan Medali Atlet Bisa Dipantau Secara Online
Jumat Berkah di Samarinda, Jurnalis Ojol dan Satlantas Bagikan 150 Nasi Bungkus
Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polisi Ditahan, Terseret Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal