Alfamidi Cabang Samarinda menyalurkan bantuan gizi melalui Program Protein Cegah Stunting kepada balita yang terindikasi stunting.
Samarinda, Sambaranews.com – Upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Alfamidi Cabang Samarinda yang menyalurkan bantuan gizi melalui Program Protein Cegah Stunting kepada 25 balita yang terindikasi stunting.
Program yang mulai dijalankan sejak akhir Mei 2026 tersebut menyalurkan sebanyak 1.500 butir telur secara bertahap selama enam bulan kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein anak-anak sehingga mendukung perbaikan status gizi dan tumbuh kembang mereka.
Branch Manager Alfamidi Samarinda, Markus Nurdianto, mengatakan penanganan stunting memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting untuk mempercepat peningkatan kualitas kesehatan anak.
“Sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam menekan angka stunting di Indonesia. Karena itu, Alfamidi berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui program CSR yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Markus menjelaskan Program Protein Cegah Stunting merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang difokuskan pada peningkatan kesehatan masyarakat. Melalui program tersebut, Alfamidi ingin memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting.
Menurutnya, telur dipilih sebagai bantuan karena merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh, mudah dikonsumsi anak-anak, serta memiliki kandungan gizi yang baik untuk menunjang pertumbuhan balita.
“Melalui program ini kami berharap kebutuhan gizi anak-anak penerima manfaat dapat terbantu. Kami juga ingin mendorong semakin banyak pihak untuk terlibat dalam upaya penanganan stunting di daerah,” katanya.
Penyaluran tahap pertama bantuan dilakukan bertepatan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur. Momentum tersebut menjadi bentuk dukungan nyata sektor swasta terhadap program percepatan penurunan stunting yang tengah dijalankan pemerintah.
Perusahaan berharap bantuan yang diberikan selama enam bulan ke depan dapat membantu mempercepat perbaikan kondisi balita penerima manfaat sekaligus memperkuat upaya bersama dalam menekan angka stunting di Samarinda.
Dengan dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat, penanganan stunting diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Polda Kaltim Bentuk Cyber Resilient Community untuk Cegah Maraknya Kejahatan Finansial Siber
Diduga Keracunan Makanan MBG, 46 Siswa dan Guru di Sebulu Jalani Perawatan Medis
Bupati Kukar Lantik 47 Pejabat Administrator dan Pengawas, Pengisian Jabatan Gunakan Manajemen Talenta
Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK, Pemkab Kukar Terapkan Presensi Scan Wajah
Lapas Tenggarong Perketat Pengawasan, Sidak Rutin Pastikan Bebas Handphone dan Narkotika
Lewat “Menjaga Adat”, Petala Borneo Jadikan Panggung IDEF Ajang Promosi Erau Kukar
Ngaku Anggota Polres Kukar, Pria Diduga Gelapkan Motor Warga Ditangkap di Muara Wahau
Kirim Titik Lewat Google Maps, Modus Baru Pengedar Narkoba di Kukar Terbongkar