Kepala Kesbangpol Kutai Kartanegara, Rinda Desianti.
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mempersiapkan tahapan rekrutmen dan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Proses seleksi tahun ini kembali mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 yang mengamanatkan pelaksanaan rekrutmen secara terstruktur, transparan, dan akuntabel.
Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, mengatakan rangkaian seleksi Paskibraka diawali dengan pembekalan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebelum dilanjutkan dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
“Setelah pembekalan dari BPIP, kami melakukan sosialisasi ke sekolah karena selanjutnya akan dibuka masa pendaftaran. Masa pendaftaran kami beri waktu yang cukup agar siswa dapat mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Rinda, Rabu (28/1/2026), usai kegiatan di Sangasanga.
Ia menjelaskan, pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Transparansi Paskibraka. Calon peserta diwajibkan membuat akun, mengunggah persyaratan administratif, serta menunggu proses verifikasi dokumen sebelum dinyatakan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Tahap awal seleksi meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK/Wasbang) dan Tes Inteligensi Umum (TIU). Rinda menegaskan, kedua tes tersebut bersifat sistem gugur dengan ketentuan nilai minimal yang telah ditetapkan BPIP.
“Peserta harus mencapai passing grade minimal 70. Jika nilainya di bawah ketentuan tersebut, maka tidak dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya,” jelasnya.
Peserta yang dinyatakan lulus TWK dan TIU akan mengikuti rangkaian seleksi lanjutan, mulai dari tes Samapta, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), parade, tes kesehatan, psikotes, penelusuran minat dan bakat, hingga wawancara.
Untuk menjaring peserta secara maksimal, Kesbangpol Kukar telah melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah, di antaranya MAN 2 dan SMA Negeri 1 Kukar. Selain itu, pihaknya juga meminta dukungan Dinas Pendidikan Wilayah III Kukar agar informasi seleksi dapat menjangkau seluruh sekolah SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta.
“Kami juga membuka kanal informasi melalui media sosial Instagram dan Facebook serta menyediakan kontak person, sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi secara terbuka,” tambah Rinda.
Rinda memastikan tidak ada perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Persyaratan masih sama, termasuk ketentuan tinggi dan berat badan yang proporsional, baik untuk peserta laki-laki maupun perempuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada seleksi tahun sebelumnya, satu peserta asal Kutai Kartanegara berhasil lolos hingga tingkat nasional meski berada pada posisi cadangan. Capaian tersebut dinilai sebagai kebanggaan daerah.
“Insya Allah, tahun ini kami berharap kembali ada putra-putri daerah yang mampu lolos hingga tingkat nasional dan menjadi Paskibraka,” pungkas Rinda Desianti.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati