KUTIM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi Partai Gerindra, Novel Tyty Paembonan, kembali menekankan hasil reses masa sidangnya yang mengidentifikasi dua tuntutan paling mendesak dari masyarakat: infrastruktur dasar lingkungan dan sarana prasarana pendidikan.
Dalam laporannya, Novel merangkum bahwa keluhan infrastruktur utama meliputi peningkatan akses mobilitas di tingkat lingkungan, yaitu perapihan dan perbaikan gang-gang agar mudah dilalui, serta pembenahan sistem drainase untuk mencegah genangan dan banjir lokal.
Sementara itu, di sektor pendidikan, orang tua siswa mendesak Pemkab Kutim untuk menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang layak dan nyaman. Tuntutan spesifik mencakup perbaikan fasilitas fisik seperti mengatasi kebocoran atap, memastikan kenyamanan ruang kelas, dan menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai. Novel menekankan bahwa aspirasi ini harus segera diprioritaskan dalam alokasi anggaran daerah untuk menunjang kualitas hidup warga dan generasi penerus Kutim. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Sespimti Polri Gelar FGD Karhutla di Loa Kulu, Relawan Soroti Keterbatasan Peralatan
PDIP Kaltim Belum Tentukan Calon Pilwali Samarinda, Ananda: Fokus Masyarakat Dulu
11 Unit Pompa Air Disalurkan untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Kukar
11 Poket Diduga Sabu Diamankan dari Seorang Pria di Sangatta Utara