Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, secara resmi membuka kegiatan pada Rabu (15/10/2025) di Tenggarong.
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Lapangan Mini Soccer Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (15/10/2025), dipenuhi sorak semangat para santri dari berbagai pondok pesantren di Kutai Kartanegara. Mereka ambil bagian dalam Lomba Mini Soccer Antar Santri yang digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, mewakili Bupati Kutai Kartanegara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebangsaan, spiritualitas, dan sportivitas di kalangan santri.
“Melalui momentum ini, kita ingin menegaskan kembali semangat perjuangan dan kontribusi para santri dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan semangat juang di kalangan santri,” ujarnya.
Akhmad Taufik menambahkan, lomba ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar-pondok pesantren di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Kita berharap kegiatan seperti ini mempererat persaudaraan dan menjadi ruang munculnya bibit unggul yang bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Menurutnya, olahraga merupakan sarana penting dalam membentuk karakter santri yang utuh.
“Kita ingin para santri tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sehat jasmani dan bermental tangguh. Olahraga adalah media untuk membangun itu semua,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian Agama yang berhasil memadukan nilai spiritual dengan kegiatan positif seperti olahraga, sehingga peringatan Hari Santri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi diri bagi para santri.
“Dari kegiatan seperti ini bisa muncul potensi luar biasa. Siapa tahu, di pesantren ternyata banyak bibit unggul olahraga yang bisa berprestasi hingga tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Sudarto selaku panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa antusiasme para santri sangat tinggi. Beberapa pesantren bahkan mengirimkan peserta dengan biaya mandiri.
“Anak-anak santri sangat bersemangat. Ada yang datang sendiri karena ingin berpartisipasi. Ini menunjukkan semangat juang yang luar biasa,” tuturnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi ajang penjaringan bakat untuk Pekan Olahraga dan Seni Santri Nasional (Pospenas) 2026 yang akan digelar di Semarang.
“Kegiatan ini jadi ajang persiapan menuju Pospenas. Kami ingin menemukan santri-santri potensial untuk mewakili Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Dari total 53 pondok pesantren di Kukar, sebanyak 20 klub turut berpartisipasi dalam lomba mini soccer. Awalnya terdaftar 24 klub, namun beberapa dinyatakan gugur karena tidak memenuhi syarat administrasi dan ada yang mengundurkan diri.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung dua hari, 15–16 Oktober 2025, dan akan ditutup dengan laga eksebisi antara panitia dan tim dari Bagian Kesra Setkab Kukar.
“Laga eksebisi ini sifatnya hiburan, untuk mempererat kebersamaan dan semangat silaturahmi,” kata Sudarto.
Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan karena mendapat sambutan positif dari para santri.
“Setiap tahun jumlah pesertanya meningkat. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti karena menjadi wadah pembinaan karakter dan kebersamaan santri,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi
Optimalkan Sumur HPPO, Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi Minyak Handil 2.000 BPH
Kesempatan Jadi Paskibraka 2026, Kesbangpol Kukar Mulai Sosialisasi ke Sekolah