Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara menggelar rapat bersama pengelola dan perwakilan pedagang guna meluruskan simpang siur informasi tarif lapak Bazar Ramadan di Tangga Arung Square, Kamis (29/1/2026).
Tenggarong, Sambaranews.com – Isu terkait tarif lapak tenda Bazar Ramadan di Tangga Arung Square yang dikeluhkan para pedagang akhirnya menemui titik terang. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat bersama pengelola dan perwakilan pedagang untuk meluruskan simpang siur informasi terkait tarif tersebut.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Disperindag Kukar, Kamis (29/1/2026). Pertemuan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, bersama Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi, Anwari Fitrah. Hadir pula Ketua Pengelola Tenggarong Square, Adriadi, serta Wiwik selaku perwakilan pedagang Bazar Ramadan.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan bahwa rapat tersebut menghasilkan kesepakatan bersama terkait penyesuaian tarif lapak tenda Bazar Ramadan di Tangga Arung Square.
“Hari ini, alhamdulillah, kita sudah mencapai kesepakatan untuk meluruskan kesimpangsiuran terkait tarif lapak tenda Bazar Ramadan,” ujarnya kepada Sambaranews.com.
Ia menjelaskan, sebelumnya tarif lapak mengacu pada kategori lapak musiman sebesar Rp5.000 per meter persegi per hari yang disetorkan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun setelah melalui koordinasi dan pertimbangan bersama, termasuk masukan dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tarif tersebut dinilai memberatkan pedagang.
“Karena dianggap memberatkan pedagang, maka kita sepakat menggunakan Perda Nomor 7 Tahun 2025 dengan kategori pelataran, yang tarifnya Rp1.000 per meter persegi per hari,” jelasnya.
Dengan penyesuaian tersebut, Disperindag Kukar bersama Bapenda akan mengusulkan penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati Kukar agar penggunaan tarif pelataran resmi diterapkan untuk Bazar Ramadan Tangga Arung Square.
Adapun harga resmi lapak yang telah disepakati, yakni untuk tenda berukuran 4×4 meter di blok utama sebesar Rp1.600.000, sementara di blok kedua atau blok biasa sebesar Rp1.400.000. Harga tersebut mengalami penurunan dari tarif sebelumnya yang berkisar antara Rp1.700.000 hingga Rp3.400.000.
“Alhamdulillah, harga sudah kita koreksi dan turunkan. Ini adalah harga resmi yang nanti akan dirilis kepada masyarakat dan para pelaku usaha,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengelola Pasar Ramadan Tangga Arung Square, Adriadi, mengatakan pihaknya akan menyiapkan sekitar 100 lapak bagi para pedagang selama pelaksanaan Bazar Ramadan.
“Kurang lebih ada 100 lapak yang kami siapkan, dengan fokus pada pedagang kuliner, seperti takjil, minuman, gorengan, makanan basah, hingga makanan kering,” jelas Adriadi.
Perwakilan pedagang Bazar Ramadan, Wiwik, menyambut baik hasil rapat tersebut. Ia mengaku puas dengan keputusan yang diambil dan berharap seluruh pedagang dapat berjualan dengan tenang selama Ramadan.
“Alhamdulillah hasil rapat hari ini sangat memuaskan. Insya Allah sekitar 100 lebih pedagang bisa berjualan semua. Semoga dimudahkan dan dimurahkan rezekinya, serta diberi kesehatan untuk kita semua,” ujarnya.
Dengan adanya kesepakatan ini, Disperindag Kukar berharap pelaksanaan Bazar Ramadan di Tangga Arung Square dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi pedagang maupun masyarakat.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Genta Aksara Jadi Ruang Aman Anak Muda Menyuarakan Resah Lewat Seni
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Lanjutkan Kepemimpinan Golkar Bontang Periode 2025–2030
Berkas Lolos Verifikasi, Andi Faizal Jadi Calon Tunggal di Musda VIII Golkar Bontang
Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Warga Jalan Santai Pererat Kebersamaan
Kukar Susun RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan 2025–2029, Perkuat Kontribusi Penurunan Emisi Karbon
Disbun Kukar Gandeng Solidaridad Susun Strategi Perkebunan Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim