Kehadiran Rita Widyasari di kawasan Simpang Odah Etam (SOE) dan Titik Nol Tenggarong disambut antusias warga, Sabtu malam (20/6/2026).
Tenggarong, Sambaranews.com – Kehadiran mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, di kawasan Simpang Odah Etam (SOE) dan Titik Nol Tenggarong, Sabtu malam (20/6/2026), menjadi perhatian masyarakat yang tengah menikmati suasana pusat kuliner dan hiburan tersebut.
Didampingi Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Rita berkeliling menyapa warga serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan depan Pendopo Odah Etam. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kawasan Titik Nol Tenggarong yang juga dipadati masyarakat.
Kehadiran Rita sontak menarik perhatian pengunjung. Banyak warga menghampiri untuk bersalaman, berbincang, hingga mengabadikan momen melalui swafoto bersama mantan orang nomor satu di Kukar tersebut.
Rita mengaku senang melihat perkembangan kawasan publik yang kini menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus wadah tumbuhnya ekonomi kreatif di Tenggarong.
“Alhamdulillah saya berada di SOE hari ini di Tenggarong, tempatnya di depan Pendopo. Jadi senang sekali melihat banyak sekali kuliner dan musik daerah yang saya lihat tadi,” ujar Rita.
Menurutnya, keberadaan Simpang Odah Etam dan Titik Nol Tenggarong menjadi bukti tumbuhnya sektor ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelaku kuliner hingga pegiat seni budaya.
“Itu adalah suatu kebangkitan ekonomi kreatif dari segala sisi, baik itu kuliner maupun seni budaya. Mari kita belanja di sini untuk kesejahteraan masyarakat yang menjual dan kesejahteraan yang membeli juga,” katanya.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, kunjungan Rita juga membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM. Salah satunya dirasakan oleh Meira Puspita Sari, pemilik Kedai Meira Pentol Kuah yang lapaknya disambangi Rita dan rombongan.
Meira mengaku tidak menyangka kedainya menjadi salah satu tujuan kunjungan malam itu. Menurutnya, kehadiran Rita membuat lapaknya lebih ramai dibanding biasanya.
“Senang sih sebenarnya, karena ramai juga. Teman-temannya banyak, jadi orang-orang yang datang juga ikut mampir dan foto-foto. Sedikit banyaknya jadi semacam promosi juga buat kami,” ujarnya.
Ia menuturkan, banyak pengunjung yang awalnya hanya melintas akhirnya berhenti untuk melihat-lihat dan membeli produk yang dijual para pedagang.
Meira juga mengenang sosok Rita saat masih menjabat sebagai Bupati Kukar. Menurutnya, pada masa itu perhatian terhadap atlet, pelaku usaha, dan UMKM cukup terasa.
“Kalau menurut saya, dulu perekonomian terasa lebih merata. Atlet, pengusaha, dan pelaku UMKM juga lebih diperhatikan,” katanya.
Ia berharap kegiatan yang mampu menarik keramaian masyarakat seperti di Simpang Odah Etam dapat terus digelar karena memberikan manfaat langsung bagi pedagang kecil dan pelaku usaha lokal.
Kunjungan Rita Widyasari malam itu pun berlangsung hangat. Antusiasme warga yang terus berdatangan terlihat mewarnai suasana di kawasan SOE dan Titik Nol Tenggarong.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Tebar 2 Ton Ikan, Polres Gunungkidul Ajak 1.000 Warga Mancing Bersama Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Tergerak Keluhan Warga, Kapolsek Loa Kulu Pimpin Perbaikan Jalan Vital Penghubung Lima Desa
Lapas Tenggarong Bekali Warga Binaan Bebas dengan Premi Hasil Kerja Produktif
Komplotan Curanmor 8 TKP Dibekuk, Satu Dewasa dan Tiga ABH Diamankan
Disdikbud Kukar Pastikan Pendidikan Santri Tetap Berjalan di Tengah Proses Hukum
Alfamidi Salurkan 1.500 Butir Telur untuk Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Samarinda
Kehadiran Rita Widyasari Disambut Antusias di SOE dan Titik Nol Tenggarong