Rita Widyasari hadiri Wartawan Legend Bedapatan 4 di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).
Samarinda, Sambaranews.com — Kedekatan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, dengan kalangan wartawan kembali terlihat saat menghadiri acara Wartawan Legend Bedapatan 4 yang digelar di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Pers Sehat Merawat Harmoni Benua Etam” tersebut menjadi ajang reuni dan silaturahmi para wartawan senior yang pernah mengabdikan diri di dunia jurnalistik bersama para wartawan lintas generasi di Kalimantan Timur.
Dalam sesi talkshow, Rita Widyasari mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai Bupati Kukar, dirinya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan para wartawan. Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan program pemerintah kepada masyarakat.
“Kalau ditanya apa kenangan saya dengan wartawan, tentu banyak sekali. Saya merasa sudah menjadi bagian dari mereka. Selama menjabat, saya sering berinteraksi dan berdiskusi dengan para wartawan, sehingga hubungan yang terjalin bukan sekadar hubungan kerja, tetapi juga kedekatan secara personal,” ujarnya.
Rita bahkan menyebut wartawan sebagai salah satu pihak yang paling sering berkomunikasi dengannya. Menurutnya, keberhasilan penyampaian berbagai informasi kepada masyarakat tidak lepas dari peran media dan insan pers.
“Bagi saya, wartawan adalah sosok yang spesial. Mereka menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Apa yang ingin kita sampaikan, sering kali sampai kepada publik melalui tulisan dan pemberitaan para wartawan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rita juga berharap para wartawan terus mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya dalam melakukan verifikasi dan pendalaman informasi sebelum dipublikasikan.
“Saat ini masyarakat membutuhkan informasi yang tajam, terpercaya, dan dapat menjadi cermin keadaan yang sebenarnya. Karena satu tulisan, satu kalimat, bahkan satu titik yang keliru dalam sebuah pemberitaan bisa berdampak besar dan membentuk persepsi masyarakat dalam waktu yang sangat lama,” tuturnya.
Ia mengajak insan pers untuk terus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Rita juga berbagi cerita ringan mengenai pengalamannya berinteraksi dengan masyarakat setelah kembali ke Kalimantan Timur. Ia mengaku saat ini memilih menjalani aktivitas secara perlahan dan lebih banyak mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Saya ingin lebih dekat dengan rakyat saja. Kalau bisa, saya ada di sisi rakyat,” katanya.
Menjelang akhir sesi, Rita turut menyampaikan harapannya bagi daerah dan insan pers di Kalimantan Timur. Ia berharap situasi daerah semakin kondusif, pemerintahan berjalan dengan baik, serta para wartawan terus menjalankan tugas secara profesional.
“Di mana pun berada, kita harus menghargai para wartawan senior, para wartawan legend. Menjadi wartawan itu bukan hal yang biasa, melainkan sebuah perjuangan yang harus kita hargai bersama,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Dijenguk Rudy Mas’ud Saat di Lapas, Rita: Pak Rudy Bersilaturahmi dan Minta Dukungan
Kangen Suasana Musik, Rita Widyasari Kembali Berjoget Bersama Warga Tenggarong
PHM CATAT TONGGAK BARU, PLATFORM WPN-6 MULAI BERPRODUKSI DI PROYEK SISI NUBI AOI 1-3-5
KEPYAKAN GOTONG ROYONG JADI RUANG MERAWAT KEBERSAMAAN DI PALIYAN
POLRES GUNUNGKIDUL BERBAGI KEBAHAGIAAN DENGAN ANAK YATIM JELANG HARI BHAYANGKARA KE-80
Kapolres Cup Esports Kukar Jadi Ajang Seleksi Wakil Daerah ke Kapolda Cup Kaltim
Hadiri Wartawan Legend Bedapatan 4, Rita Widyasari Kenang Kedekatan dengan Insan Pers
Bawa Celurit dan Katana, Dua Debt Collector Diamankan Polres Gunungkidul