Suasana aktivitas pedagang di kawasan Pasar Tangga Square (TAS) Tenggarong, Senin (30/3/2026).
Tenggarong, Sambaranews.com — Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, menyoroti keberadaan pasar tumpah di sekitar Pasar Tangga Square (TAS) yang dinilai melanggar aturan dan perlu segera ditertibkan.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa penanganan pasar tumpah tidak bisa dilakukan secara instan tanpa lebih dulu membenahi kondisi di dalam pasar induk yang hingga kini masih belum tertata optimal.
“Setelah itu, baru kita bicarakan soal pasar tumpah di luar. Karena secara aturan, di sekitar pasar induk tidak boleh ada pasar tumpah dalam radius tertentu, baik meter maupun kilometer. Itu sudah jelas diatur dalam regulasi,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, keberadaan pasar tumpah saat ini tidak terlepas dari belum meratanya distribusi lapak di dalam pasar. Banyak pedagang yang belum mendapatkan kios sehingga terpaksa berjualan di luar area pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Namun kenyataannya, karena mereka tidak memiliki lapak di dalam, mereka terpaksa berjualan di luar. Mereka berdagang setiap hari,” katanya.
Rendi menekankan, solusi utama untuk mengatasi persoalan ini adalah memastikan seluruh pedagang dapat difasilitasi di dalam pasar. Dengan begitu, aktivitas pasar tumpah di luar dapat ditekan bahkan dihilangkan.
“Salah satu solusinya adalah memastikan para pedagang tidak berjualan di luar jika di dalam pasar masih tersedia lapak. Jika mereka bisa difasilitasi di dalam, tentu tidak akan ada lagi pasar tumpah di luar,” jelasnya.
Ia juga meminta ketegasan dari pengelola pasar dan dinas terkait untuk mengambil langkah konkret, termasuk penertiban di lapangan dengan dukungan aparat berwenang.
“Sehingga ketika pasar tumpah itu masih ada, berarti perlu ketegasan dari pengelola pasar dan dinas terkait, termasuk dukungan dari pihak berwenang, untuk mengambil langkah konkret,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tengah fokus membenahi kondisi internal pasar, termasuk menindak kios yang tidak dimanfaatkan. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang bagi pedagang yang selama ini berjualan di luar.
Dengan pembenahan tersebut, penertiban pasar tumpah di sekitar Pasar Tangga Square diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkeadilan bagi seluruh pedagang.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Anggaran Laundry Rp450 Juta Pemprov Kaltim untuk Enam Fasilitas, Tak Hanya Baju Dinas
Bupati Kukar Dorong Hilirisasi Kratom, Targetkan Peningkatan Nilai Ekonomi dan PAD
Cegah Konflik Industrial, Bupati Kukar Bentuk Satgas Terpadu Libatkan Buruh dan Pengusaha
Ketua Kadin Kaltim Ajak Pengusaha Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Ekonomi
Media Siber Jadi Pilar Kedua Pendidikan, JMSI Dorong Konten Edukatif di Era Digital
Terseret Arus Saat Menjaring Udang, Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal