KUTIM – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyoroti penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim dan menegaskan bahwa kondisi ini menuntut peran yang jauh lebih aktif dari sektor swasta untuk menjaga stabilitas dan memutar roda perekonomian daerah. Ia menilai bahwa pemerintah daerah tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBD untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.
Jimmi, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menekankan bahwa perekonomian Kutim selama ini didukung signifikan oleh aktivitas sektor swasta, yang bertanggung jawab besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap perusahaan- perusahaan di Kutim tetap aktif melihat potensi ekonomi yang ada dan menjadi lebih kreatif dalam memperluas lapangan kerja, terutama saat anggaran pemerintah menurun.
Selain itu, Jimmi menyinggung pentingnya kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya kementerian yang menangani ketenagakerjaan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia meminta agar kebijakan nasional dapat menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan ketersediaan pekerjaan. Jimmi mengingatkan bahwa modernisasi industri dan otomatisasi harus dikelola dengan bijak agar tidak menyebabkan pengangguran baru di Kutim, sehingga teknologi dan penyerapan tenaga kerja dapat berjalan seimbang.


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Anggaran Laundry Rp450 Juta Pemprov Kaltim untuk Enam Fasilitas, Tak Hanya Baju Dinas
Bupati Kukar Dorong Hilirisasi Kratom, Targetkan Peningkatan Nilai Ekonomi dan PAD
Cegah Konflik Industrial, Bupati Kukar Bentuk Satgas Terpadu Libatkan Buruh dan Pengusaha
Ketua Kadin Kaltim Ajak Pengusaha Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Ekonomi