Foto Ilustrasi Damkar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Pasca banjir yang melanda beberapa wilayah Kota Bangun, Damkarmatan Pos Sektor Kota Bangun siap turun tangan membantu warga membersihkan lumpur dan sisa genangan air. Lumpur bekas banjir berpotensi menimbulkan penyakit kulit, gangguan saluran pencernaan, hingga infeksi jika tidak ditangani dengan benar.
Kepala Pos Damkar Sektor Kota Bangun, Abdi Ratama, menekankan pentingnya keamanan saat membersihkan lumpur.
“Gunakan sarung tangan, masker, dan sepatu boot. Jangan lupa membersihkan permukaan lantai, meja, dan dinding dengan desinfektan setelah lumpur dibersihkan. Bukan hanya memadamkan api, Damkar juga hadir membantu pemulihan pasca bencana,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).
Proses pembersihan dilakukan secara bertahap. Awalnya, warga dibantu mengangkat lumpur tebal menggunakan sekop atau sapu lidi. Setelah itu, seluruh permukaan dicuci dengan air bersih, baru disemprotkan desinfektan untuk membunuh bakteri dan virus. Petugas juga mengingatkan agar warga tidak membuang lumpur ke saluran air, karena bisa menimbulkan banjir susulan.
Selain membersihkan rumah dan gedung, Pos Damkarmatan Sektor Kota Bangun juga membantu siap sekolah dan fasilitas umum yang terdampak. Langkah-langkah sederhana ini memastikan lingkungan tetap sehat dan aman. Kehadiran Damkarmatan membuat warga lebih tenang karena risiko penyakit berkurang, sementara koordinasi dengan perangkat desa mempercepat proses pemulihan.
“Kerja sama warga dan petugas menjadi kunci agar pasca banjir, lingkungan cepat kembali bersih dan sehat,” tambah Abdi Ratama.(ADV Damkarmatan Kukar/Aaw)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi