Foto Ilustrasi Damkar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun mengajak warga mulai membangun “sudut aman api” di dalam rumah sebagai langkah sederhana mencegah kebakaran. Kepala Pos, Abdi Ratama, menyebut bahwa korek api, lilin, obor, serta peralatan panas lain harus ditempatkan pada area khusus yang jauh dari jangkauan anak-anak. “Sudut khusus ini penting agar barang panas tidak berserakan dan tidak dimainkan anak,” ujarnya pada Kamis (11/9/2025).
Menurut Abdi, banyak kejadian kebakaran rumah bermula dari lilin yang jatuh, korek yang dimainkan anak, atau alat panas yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Ia menekankan bahwa sudut aman tidak perlu dibuat dengan biaya tinggi. Warga cukup memanfaatkan rak kecil, kotak besi, atau lemari khusus dengan pintu tertutup.
Damkarmatan Kota Bangun menyarankan lokasi yang jauh dari tirai, kertas, atau barang mudah terbakar lainnya. Warga juga disarankan membuat label kecil agar semua anggota keluarga mengetahui fungsi area tersebut. Abdi menambahkan bahwa sudut aman dapat membantu proses evakuasi ketika terjadi kebakaran karena barang-barang berbahaya sudah terkonsentrasi di satu titik.
“Ketika panik, orang cenderung lupa lokasi lilin atau korek. Dengan sudut aman, risiko itu berkurang,” jelasnya. Ia berharap edukasi ini diterapkan terutama di wilayah hulu yang memiliki rumah berbahan kayu dan jarak rumah yang berdekatan.
Edukasi sederhana ini dinilai akan meningkatkan kesadaran keluarga terhadap potensi kebakaran dari benda kecil yang selama ini sering disepelekan.(ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi