Camat Muara Muntai, Mulyadi. *ist

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Camat Muara Muntai, Mulyadi, menyampaikan keprihatinannya terkait minimnya jumlah personel Damkarmatan yang bertugas di wilayahnya. Saat ini hanya tersisa empat petugas setelah satu orang mengundurkan diri karena kesibukan lain. Kondisi tersebut dinilai tidak ideal mengingat luasnya wilayah kecamatan serta tingginya potensi risiko kebakaran dan keadaan darurat lainnya.
“Kami ini punya lima desa yang berdekatan, dan setiap desa sebelumnya mengirim satu perwakilan untuk bertugas. Tapi sekarang tinggal empat orang yang aktif,” ujar Mulyadi, Senin (1/9/2025). Ia menilai kekurangan personel berpengaruh pada kemampuan pos Damkarmatan dalam melakukan respons cepat, terutama ke wilayah-wilayah yang jaraknya cukup jauh seperti Perian atau Muara Leka.
Selain masalah Sumber Daya Manusia (SDM), ia turut menyoroti minimnya fasilitas pendukung. Sekretariat Damkarmatan masih di bangunan milik Desa Kayu Batu, dan status pinjam pakai itu membuat mereka belum memiliki ruang kerja permanen. Mulyadi berharap pemerintah daerah dapat segera membangun sekretariat resmi agar operasional Damkar lebih tertata.
Camat memandang pembentukan unit Damkarmatan permanen di Muara Muntai menjadi solusi penting. Dengan status unit resmi, jumlah personel bisa ditambah, fasilitas bisa diperkuat, dan dukungan anggaran dapat lebih jelas. “Saya pikir Damkar harus hadir sebagai unit permanen, bukan sekadar tim perbantuan. Ini menyangkut keselamatan warga,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman kebakaran dapat muncul kapan saja, terlebih dengan kondisi geografis yang terdiri dari area gambut dan lahan kering saat musim panas. Petugas yang minim membuat risiko penanganan terlambat semakin besar. “Harapan kami, tenaga dan peralatan ditingkatkan. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas,” pungkasnya. (ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi