Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto.

Sambaranews.com, TENGGARONG – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) berkomitmen menerapkan evaluasi berkelanjutan dalam setiap tahapan pembangunan destinasi wisata, khususnya Pulau Kumala. Evaluasi ini akan menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap proyek benar-benar memberikan manfaat.
Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, mengatakan bahwa evaluasi dilakukan tidak hanya selama pembangunan berlangsung, tetapi juga setelah fasilitas dioperasikan.
“Kita tidak ingin hanya membangun lalu ditinggal. Harus ada mekanisme monitoring yang ketat,” ujarnya.
Aspek yang akan dievaluasi meliputi kualitas infrastruktur, kepuasan pengunjung, efektivitas promosi, hingga dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas dan efisiensi program.
“Kami ingin tahu apakah program yang dijalankan benar-benar efektif. Kalau ada yang kurang, kita perbaiki. Kalau berhasil, bisa direplikasi ke destinasi lain di Kukar,” jelasnya.
Arianto menambahkan, agar hasil evaluasi lebih objektif, pihaknya akan menggandeng akademisi, pelaku usaha pariwisata, serta melakukan survei terhadap pengunjung.
“Kami akan libatkan kampus dan pelaku usaha supaya evaluasinya objektif. Tidak hanya dinilai oleh kita sendiri,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa semua pengambilan kebijakan harus berbasis data. Karena itu, capaian kunjungan dan keberhasilan promosi digital juga akan dipantau secara intensif.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan asumsi. Semua harus berdasarkan data dan realita di lapangan,” pungkasnya. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi