Kepala Desa Teluk Dalam, Supian. *(ist/adv)
Sambaranews, Tenggarong – Desa Teluk Dalam yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini mengembangkan andalan baru dalam ekonomi lokalnya melalui budidaya madu kelulut.
Inisiatif ini telah berhasil memproduksi sekitar 200 botol madu setiap bulannya, memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian desa.
Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, menyatakan keberhasilan ini sebagai langkah maju yang penting.
“Alhamdulilah, budidaya madu kelulut kita ini bisa jadi sumber pendapatan baru bagi warga,” ujar Supian.
Saat ini, madu kelulut dipasarkan secara tradisional melalui outlet lokal, namun dengan meningkatnya permintaan, ada potensi besar untuk memperluas pasar.
Supian menekankan khasiat madu kelulut yang tidak hanya bermanfaat dalam mengatasi peradangan dan mencegah kanker, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan dukungan berkelanjutan dari Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Supian optimis bahwa budidaya madu kelulut akan berkembang lebih jauh, membawa manfaat ekonomi dan kesehatan yang lebih luas bagi warga Desa Teluk Dalam.
“Madu kelulut di Teluk Dalam ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga telah meningkatkan ekonomi warga kami di desa,” pungkasnya.
(Adv/Kominfo Kukar/ko)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi