Kades Sebulu Modern, Joemadin. *(adv/vk)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Program pembangunan di Desa Sebulu Modern mengalami hambatan akibat keterlambatan pencairan Dana Desa (DD). Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, menyatakan bahwa keterlambatan ini tidak hanya berdampak pada proyek infrastruktur, tetapi juga memengaruhi kesejahteraan perangkat desa dan kader Posyandu.
“Gaji perangkat desa dan insentif kader Posyandu yang seharusnya diterima tepat waktu kini mengalami keterlambatan. Ini tentu berdampak pada kelancaran pelayanan di desa,” kata Joemadin.
Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung layanan kesehatan ibu dan anak di desa. Namun, keterlambatan pencairan dana menyebabkan insentif mereka belum bisa disalurkan.
Selain itu, proyek pembangunan yang telah direncanakan pun ikut tertunda. Pemerintah desa harus menunggu anggaran cair sebelum bisa melanjutkan sejumlah proyek yang telah masuk dalam perencanaan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pencairan dana bisa segera dilakukan sehingga program yang sudah direncanakan tidak tertunda lebih lama,” katanya.
Joemadin berharap sistem pencairan anggaran bisa lebih efektif agar keterlambatan tidak terus terjadi setiap tahun. Dengan pencairan yang lebih tepat waktu, program pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi